100 Kata-Kata Mutiara Islami untuk Motivasi Bekerja dengan Niat Ibadah

18 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Kata-kata mutiara islami untuk motivasi bekerja dengan niat ibadah menjadi pengingat bahwa bekerja dalam Islam bukan sekadar rutinitas mencari materi, melainkan wujud penghambaan tertinggi jika dilandasi niat ibadah. Seorang mukmin memandang lelahnya bekerja sebagai jalan menuju rahmat Allah, bukan semata demi tumpukan harta.

Hal ini selaras dengan perintah Allah dalam QS. Al-Jumu’ah ayat 10: “Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah.”

Imam Al-Qurthubi dalam kitab tafsir Al-Jami' li Ahkamil Qur'an (Tafsir Al-Qurthubi), menjelaskan bahwa perintah "mencari karunia Allah" bermakna anjuran kuat untuk berusaha mencari rezeki yang halal (kasb). Beliau menekankan bahwa bekerja untuk menjaga kehormatan diri dan mencukupi kebutuhan keluarga adalah bagian dari ketaatan yang agung.

Oleh karena itu, luruskanlah niat sejak melangkah keluar rumah, agar pekerjaan tidak hanya menghasilkan gaji duniawi, tetapi juga panen pahala ukhrawi. Berikut ini Liputan6.com ulas 100 kata-kata mutiara islami untuk motivasi bekerja dengan niat ibadah.

Kata-Kata Mutiara Islami Tema 1: Meluruskan Niat (Kerja sebagai Ibadah)

1. "Sesungguhnya setiap amal tergantung pada niatnya. Niatkan kerjamu untuk menafkahi keluarga karena Allah, maka ia bernilai pahala." (HR. Bukhari & Muslim)

2. "Bekerja bukan sekadar mencari harta, tapi mencari ridha Ilahi melalui jalan usaha."

3. "Jadikan kantormu sajadah panjangmu, dan pekerjaanmu sebagai zikirmu."

4. "Lelahmu bekerja akan menjadi lillah jika diawali dengan bismillah."

5. "Bukan tentang seberapa besar gajimu, tapi seberapa bersih niatmu menjemput rezeki-Nya."

6. "Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau hidup selamanya, dan beribadahlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau mati esok hari." (Nasihat Ulama)

7. "Mencari rezeki yang halal adalah kewajiban setelah menunaikan kewajiban fardhu." (HR. Thabrani)

8. "Jangan sampai sibuknya pekerjaan membuatmu lupa pada Pemberi Pekerjaan (Allah)."

9. "Kerja itu ibadah, maka lakukanlah dengan indah dan amanah."

10. "Niat yang benar mengubah rutinitas menjadi pahala tanpa batas."

11. "Setiap tetes keringat yang keluar untuk nafkah halal adalah penghapus dosa-dosa kecil."

12. "Tuhan tidak menuntutmu sukses, Tuhan hanya menyuruhmu berjuang dengan niat yang ikhlas."

13. "Rezeki sudah tertakar, tidak akan tertukar. Fokuslah pada cara menjemputnya agar tetap dalam koridor syar'i."

14. "Pagi hari seorang mukmin dimulai dengan syukur, dilanjutkan dengan ikhtiar, dan ditutup dengan tawakal."

15. "Bekerja adalah cara kita bersyukur atas nikmat akal dan tenaga yang Allah titipkan."

Tema 2: Etos Kerja & Semangat Pantang Menyerah

16. "Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya." (QS. An-Najm: 39)

17. "Allah mencintai seorang hamba yang apabila bekerja, ia bekeja dengan itqan (profesional/sempurna)." (HR. Thabrani)

18. "Janganlah salah seorang di antara kalian duduk termenung menunggu rezeki sambil berkata 'Ya Allah berilah aku rezeki', padahal ia tahu langit tidak akan menurunkan hujan emas." (Umar bin Khattab)

19. "Orang mukmin yang kuat (produktif) lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah." (HR. Muslim)

20. "Malas adalah musuh rezeki, semangat adalah kawan keberkahan."

21. "Jika kau tidak tahan lelahnya belajar dan bekerja, kau harus tahan menanggung perihnya kebodohan dan kemiskinan." (Imam Syafi'i)

22. "Sebaik-baik makanan adalah yang dimakan dari hasil kerja tangannya sendiri." (HR. Bukhari)

23. "Bekerjalah sampai idolamu (Rasulullah) tersenyum menyambutmu karena umatnya tidak pemalas."

24. "Jangan menunggu motivasi datang baru bekerja, tapi bekerjalah maka motivasi akan datang."

25. "Mukmin itu pantang mengeluh. Jika lelah, ia beristirahat, bukan menyerah."

26. "Tangan di atas (memberi/produktif) lebih baik daripada tangan di bawah."

27. "Kesuksesan sejati adalah ketika pekerjaanmu membawamu semakin dekat ke Surga."

28. "Jangan jadi pemuda yang hanya menjadi beban bumi. Bergeraklah, jemput rezekimu."

29. "Hari ini harus lebih baik dari kemarin. Itu prinsip produktivitas seorang Muslim."

30. "Kesulitan dalam pekerjaan adalah cara Allah menguatkan otot-otot kesabaranmu."

Tema 3: Kejujuran & Amanah (Integritas)

31. "Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dikumpulkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq, dan para syuhada." (HR. Tirmidzi)

32. "Kejujuran mungkin menyakitkan di awal, tapi ia akan menyelamatkanmu di akhir."

33. "Amanah adalah kunci pembuka pintu rezeki yang berkah."

34. "Siapa yang menipu (curang), maka dia bukan dari golongan kami." (HR. Muslim)

35. "Bekerjalah walau tak ada atasan yang melihat, karena Allah Maha Melihat (Al-Bashir)."

36. "Rezeki yang sedikit tapi berkah (halal) lebih baik daripada banyak tapi menjadi bahan bakar neraka."

37. "Jabatan adalah amanah, bukan sekadar hadiah. Ia akan dihisab, bukan sekadar dinikmati."

38. "Integritas seorang Muslim terlihat saat ia bekerja di bawah tekanan dan godaan."

39. "Jangan gadaikan akhiratmu demi keuntungan duniawi yang sesaat."

40. "Mencurangi timbangan atau waktu kerja adalah bentuk korupsi yang harus dijauhi."

41. "Kepercayaan itu mahal, sekali kau hancurkan dengan ketidakjujuran, sulit untuk membelinya kembali."

42. "Jadilah karyawan yang jika hadir dinantikan, jika tiada dirindukan, karena akhlak dan kinerjanya."

43. "Takutlah pada doa orang yang kau dzalimi dalam pekerjaan/bisnis."

44. "Menghindari syubhat (hal yang samar halal-haramnya) di tempat kerja adalah wujud ketakwaan."

45. "Harta yang haram tidak akan pernah membawa ketenangan, meski jumlahnya miliaran."

Tema 4: Lelah Menjadi Penggugur Dosa

46. "Barangsiapa yang di waktu sore merasa lelah karena bekerja dengan tangannya, maka di waktu sore itu ia diampuni dosanya." (HR. Thabrani)

47. "Lelahmu hari ini adalah tabungan istirahatmu di surga nanti."

48. "Jangan sedih jika kerjamu belum dihargai manusia, Allah mencatat setiap tetes keringatmu."

49. "Tangan yang kasar karena bekerja adalah tangan yang dicintai Allah dan Rasul-Nya."

50. "Rasa capek mencari nafkah itu lebih baik daripada rasa malu meminta-minta."

51. "Setiap langkah kakimu menuju tempat kerja yang halal adalah sedekah bagi dirimu."

52. "Jika lelah, ingatlah ada keluarga yang mendoakan dan Allah yang menyiapkan balasan."

53. "Jadikan lelahmu sebagai penghapus dosa-dosa masa lalu."

54. "Tidurmu setelah lelah bekerja adalah istirahat yang bernilai ibadah."

55. "Sabar dalam bekerja adalah separuh dari keberhasilan."

56. "Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik (termasuk dalam kerja)." (QS. At-Taubah: 120)

57. "Air mata dan keringat dalam ketaatan adalah mata air surga."

58. "Beban kerja yang berat terasa ringan jika hati dipenuhi ridha."

59. "Fisik boleh lelah, tapi hati harus tetap berzikir."

60. "Nikmati prosesnya, syukuri lelahnya, nantikan buahnya."

Tema 5: Tawakal & Keberkahan Rezeki

61. "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah." (QS. Al-Jumu'ah: 10)

62. "Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, niscaya Allah akan memberi rezeki seperti burung; pergi pagi lapar, pulang sore kenyang." (HR. Tirmidzi)

63. "Tugas kita hanya berusaha (ikhtiar), hasil akhir adalah hak prerogatif Allah."

64. "Rezeki itu bukan tentang 'berapa banyak', tapi 'dari mana' dan 'untuk apa'."

65. "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya." (QS. At-Talaq: 2-3)

66. "Jangan khawatirkan rezekimu, khawatirkanlah amalmu dalam menjemputnya."

67. "Keberkahan rezeki ditandai dengan ketenangan jiwa dan kemudahan beribadah."

68. "Gaji adalah rezeki dari kantor, tapi kesehatan, kebahagiaan, dan anak sholeh adalah rezeki langsung dari Allah."

69. "Mengetuk pintu langit dengan doa lebih ampuh daripada mengetuk pintu manusia dengan proposal."

70. "Dahulukan hak Allah, maka Allah akan cukupkan kebutuhan duniamu."

71. "Sedekah tidak akan mengurangi harta, justru ia yang memancing rezeki lebih deras."

72. "Jadilah seperti petani, menanam dengan sungguh-sungguh, lalu menyerahkan hasil panen pada Tuhan."

73. "Ketika satu pintu rezeki tertutup, yakinlah Allah sedang membuka pintu lain yang lebih baik."

74. "Kunci rezeki ada dua: Istighfar dan Silaturahmi."

75. "Allah Maha Kaya, jangan pernah merasa miskin selama kau punya iman dan mau berusaha."

Tema 6: Manajemen Waktu & Disiplin

76. "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian." (QS. Al-'Asr: 1-2)

77. "Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari)

78. "Menunda pekerjaan adalah menumpuk beban di masa depan."

79. "Orang Islam harus menghargai waktu lebih dari uang, karena waktu tak bisa dicari gantinya."

80. "Disiplin adalah jembatan antara cita-cita dan pencapaian."

81. "Gunakan waktu mudamu sebelum datang masa tuamu, dan waktu sehatmu sebelum sakitmu."

82. "Jangan biarkan jam kerja mengganggu jam shalat, utamakan panggilan Allah."

83. "Rencanakan kerjamu, dan kerjakan rencanamu dengan nama Allah."

84. "Orang cerdas adalah yang mampu mengelola waktunya untuk investasi akhirat."

85. "Waktu bagaikan pedang, jika kau tidak memanfaatkannya, ia yang akan menebasmu." (Imam Syafi'i)

Tema 7: Memberi Manfaat Bagi Sesama

86. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya." (HR. Ahmad)

87. "Bekerjalah untuk melayani, bukan sekadar untuk digaji."

88. "Senyummu pada rekan kerja dan pelanggan adalah sedekah."

89. "Mudahkanlah urusan orang lain dalam pekerjaanmu, maka Allah akan mudahkan urusanmu di akhirat."

90. "Jadikan pekerjaanmu solusi bagi masalah orang lain."

91. "Membantu rekan kerja yang kesulitan adalah bentuk ukhuwah islamiyah."

92. "Ilmu yang kau bagi di tempat kerja tidak akan berkurang, justru makin bertambah."

93. "Jadilah solusi, bukan polusi (pembuat masalah) di tempat kerja."

94. "Pemimpin yang adil di tempat kerja akan mendapat naungan Allah di hari kiamat."

95. "Bekerja sama dalam kebaikan (ta'awun) adalah prinsip tim yang Islami."

96. "Pekerjaanmu adalah ladang dakwahmu melalui akhlak yang mulia."

97. "Jangan meremehkan pekerjaan kecil, jika dilakukan dengan tulus bisa berdampak besar."

98. "Keberhasilan tim adalah keberhasilan bersama, buang ego sektoral."

99. "Warisan terbaik dari pekerjaanmu adalah inspirasi kebaikan yang kau tinggalkan."

100. "Tutup harimu dengan hamdalah, maafkan kesalahan rekan kerja, dan tidurlah dengan hati bersih."

People also Ask:

Kata motivasi kerja menurut Islam?

Kerja adalah ibadah, lakukan dengan ikhlas untuk mencari rida Allah.Jangan takut lelah, setiap usaha yang ikhlas akan Allah berkahi.Rezeki sudah diatur Allah, tugasmu berusaha dan bertawakal.Bekerjalah dengan semangat, Allah mengawasi setiap langkahmu.

Apa 3 kata motivasi yang ampuh?

Tiga kata motivasi ampuh yang sering disarankan adalah "Percaya Diri" (membangun keyakinan pada kemampuan diri), "Terus Bergerak" (mengambil tindakan nyata dan tidak menyerah), dan "Berani Gagal" (melihat kegagalan sebagai peluang belajar, bukan akhir). Kata-kata ini mendorong Anda untuk memiliki keyakinan, konsisten bertindak, dan belajar dari kesalahan untuk mencapai tujuan.

Apa motivasi dalam ibadah?

Motivasi dalam beribadah dapat berasal dari niat yang tulus dan murni untuk mencari ridha Allah, memperoleh kebaikan, dan mendapatkan pahala. Salah satu ibadah yang juga membutuhkan motvasi dalam pengerjaannya adalah solat berjamaah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |