Liputan6.com, Jakarta - Ali bin Abi Thalib dikenal sebagai salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW, sekaligus menantu, yang paling cerdas dan berwawasan luas. Ali mendapat julukan istimewa dari Rasulullah sebagai "Gerbangnya Ilmu" (Babul 'Ilmi).
Rasulullah bersabda, "Aku adalah kota ilmu, dan Ali adalah gerbangnya," yang menjadi pengakuan sekaligus pujian untuk dalamnya pemahaman Ali terhadap esensi ajaran Islam, hukum, serta filsafat kehidupan.
Buah intelektual dan ketajaman spiritual inilah yang melahirkan ribuan kata mutiara yang tidak hanya indah secara retorika, tetapi juga sarat makna dan mampu melintasi berbagai zaman. Sebagai sepupu sekaligus menantu Nabi, Ali menyerap langsung hikmah kenabian, menjadikannya rujukan utama dalam memecahkan persoalan umat yang rumit dengan solusi yang cerdas namun tetap berpijak pada nilai tauhid.
Di antara warisan Ali yang abadi hingga kini adalah kata-kata mutiaranya. Berikut ini adalah kumpulan quotes Islami Ali bin Abi Thalib, merangkum berbagai sumber.
Quotes Islami Ali bin Abi Thalib Tentang Ilmu, Akal, dan Kebijaksanaan
Untuk memudahkan pembaca, quotes Islami Ali bin Abi Thalib RA ini disusun berdasar tema:
1. Tubuh dibersihkan dengan air. Jiwa dibersihkan dengan air mata. Akal dibersihkan dengan pengetahuan. Dan jiwa dibersihkan dengan cinta.
2. Tiada kekayaan yang lebih utama daripada akal. Tiada keadaan lebih menyedihkan daripada kebodohan. Tiada warisan yang lebih baik daripada pendidikan.
3. Betapa terhormatnya ilmu, karena orang yang tidak memilikinya mengatakan bahwa dia memiliki ilmu, dan betapa tidak terhormatnya kebodohan, karena orang yang memilikinya mengatakan bahwa dia tidak bodoh.
4. Lidah orang berakal berada di belakang hatinya, dan hati orang bodoh berada di belakang lidahnya.
5. Ilmu itu lebih baik daripada harta, ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) sedangkan harta terhukum.
6. Harta akan berkurang jika dibelanjakan tetapi ilmu akan bertambah jika diamalkan.
7. Dua jenis manusia yang tak akan merasa kenyang selama-lamanya: pencari ilmu dan pencari harta.
8. Ikatlah ilmu dengan menulis.
9. Ilmu tanpa akal ibarat seperti memiliki sepatu tanpa kaki. Dan akal tanpa ilmu ibarat seperti memiliki kaki tanpa sepatu.
10. Apabila akal tidak sempurna maka kurangilah berbicara.
11. Berhentilah membahas apa yang tidak kamu ketahui dan membicarakan tentang apa yang tidak menjadi perhatianmu.
12. Sifat pemarah adalah musuh utama akal.
13. Jangan menasihati orang bodoh, karena dia akan membencimu. Nasihatilah orang yang berakal, karena dia akan mencintaimu.
14. Tiada pembantu yang lebih baik daripada musyawarah.
15. Kemenangan diperoleh dengan kebijakan. Kebijakan diperoleh dengan berpikir secara mendalam dan benar.
Tentang Hati, Diri Sendiri, dan Akhlak
16. Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun. Karena yang menyukaimu tidak membutuhkan itu, dan yang membencimu tidak mempercayai itu.
17. Aku tidak sebaik yang kau ucapkan, tapi aku juga tidak seburuk apa yang terlintas di dalam hatimu.
18. Janganlah engkau mengucapkan perkataan yang engkau sendiri tak suka mendengarnya jika orang lain mengucapkannya kepadamu.
19. Sembunyikanlah kebaikan yang kamu lakukan, dan biarkan kebaikan yang telah kamu lakukan itu hanya diketahui olehmu.
20. Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik.
21. Berbahagialah orang yang dapat menjadi tuan bagi dirinya, menjadi pemandu untuk nafsunya, dan menjadi kapten untuk bahtera hidupnya.
22. Dirimu yang sebenarnya adalah apa yang kamu lakukan di saat tiada orang yang melihatmu.
23. Siapa yang memandang dirinya buruk, maka dia adalah orang yang baik. Dan siapa yang memandang dirinya baik, dia adalah orang yang buruk.
24. Orang yang suka berkata jujur akan mendapatkan tiga hal, yaitu kepercayaan, cinta, dan rasa hormat.
25. Orang yang berbuat kebaikan adalah lebih baik daripada kebaikan itu sendiri; dan yang berbuat kejahatan adalah lebih jahat daripada kejahatan itu sendiri.
26. Jangan menganggap diamnya seseorang sebagai sikap sombongnya, bisa jadi dia sedang sibuk bertengkar dengan dirinya sendiri.
27. Jadilah seperti bunga yang memberikan keharuman bahkan kepada tangan yang telah merusaknya.
28. Nilai seseorang sesuai dengan kadar tekadnya.
29. Semua cacat dirimu tetap tertutup dan tersembunyi selama nasib mujur masih bersamamu.
30. Diberkatilah dia yang kesalahannya sendiri mampu mencegahnya dari melihat kesalahan orang lain.
31. Lebih baik kamu mengalah sedang kamu dikenang sebagai orang yang adil, daripada memilih menang dalam keadaan dikenang sebagai orang yang zalim.
32. Jadilah seorang dermawan, tetapi jangan menjadi pemboros. Jadilah seorang yang hidup sederhana, tetapi jangan menjadi seorang kikir.
33. Semulia-mulia kekayaan pribadi, ialah meninggalkan banyak keinginan.
34. Hiduplah dengan rendah hati, tidak peduli seberapa kekayaanmu.
35. Orang yang hanya berpikir bagi kepentingan perutnya saja maka harga dirinya serupa dengan apa yang keluar dari isi perutnya.
Tentang Kesabaran dan Pengendalian Emosi
36. Angin tak berhembus untuk menggoyangkan pepohonan, melainkan menguji kekuatan akarnya.
37. Jika kamu mampu bersabar sebentar pada saat dirimu marah, maka hal itu dapat menghindarkan dari ribuan penyesalan di masa yang akan datang.
38. Kesabaran itu ada dua macam: Sabar atas sesuatu yang tidak kau ingin dan sabar menahan diri dari sesuatu yang kau ingini.
39. Ketahuilah bahwa sabar, jika dipandang dalam permasalahan seseorang adalah ibarat kepala dari suatu tubuh. Jika kepalanya hilang maka keseluruhan tubuh itu akan membusuk.
40. Sabar sesaat saja di saat marah akan menyelamatkan kita dari ribuan penyesalan.
41. Jangan pernah mengambil sebuah keputusan dalam keadaan marah, dan jangan buat janji dalam keadaan gembira.
42. Kemarahan itu seperti bola api, tapi jika kamu menelannya, itu akan lebih manis daripada madu.
43. Kemarahan dimulai dengan kegilaan dan berakhir dengan penyesalan.
44. Telanlah amarahmu sebab kau tidak pernah menemukan minuman yang dapat meninggalkan rasa lebih manis dan lebih lezat daripada itu.
45. Aku akan terus bersabar, bahkan sampai kesabaran itu sendiri merasa lelah dengan kesabaranku.
46. Bila sikap lemah lembut hanya mengakibatkan timbulnya kekerasan maka kekerasan adalah suatu bentuk kelembutan hati.
47. Memaafkan adalah kemenangan terbaik.
48. Yang paling patut mengampuni ialah orang yang paling memiliki kemampuan untuk menghukum.
Tentang Hubungan Sosial (Teman & Musuh)
49. Teman sejati adalah dia yang selalu memberi nasihat ketika melihat kesalahanmu dan dia yang mau membelamu di saat kamu tidak ada.
50. Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan: 1) di saat membutuhkan, 2) di belakangmu, dan 3) setelah kematianmu.
51. Cintailah kekasihmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi musuhmu. Dan bencilah musuhmu sekedarnya saja, siapa tahu nanti akan jadi kekasihmu.
52. Jangan berkawan dengan orang yang berbudi rendah, sebab ia akan "menjualmu" dengan semurah harga.
53. Jangan berteman dengan seorang pendusta, sebab ia sama saja dengan fatamorgana, mendekatkan bagimu yang jauh dan menjauhkan yang dekat.
54. Sebodoh-bodoh manusia ialah yang tidak mampu beroleh kawan-kawan untuk dirinya, namun yang lebih bodoh lagi ialah yang menyebabkan perginya mereka yang telah diperolehnya.
55. Jangan menginginkan persahabatan orang yang tak menginginkannya darimu.
56. Janganlah engkau merasa senang dengan banyaknya teman, selama mereka bukan orang yang baik-baik.
57. Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun, yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya.
58. Jangan menjadikan musuh saudaramu sebagai kawanmu sehingga dengan begitu engkau telah memusuhi saudaramu sendiri.
59. Bertanyalah tentang kawan seperjalananmu sebelum bertanya tentang jalan yang akan kau lalui.
60. Wahai anakku, jangan sekali-kali memilih seorang bodoh sebagai kawan karibmu, sebab ia hanya akan mendatangkan kesulitan bagimu sementara ia justru ingin menolongmu.
61. Jangan kau jadikan seorang bakhil sebagai temanmu, sebab ia akan menjauhkan diri darimu justru pada saat kau sangat membutuhkannya.
62. Tidak ada gunanya seorang penolong yang selalu menghina atau teman yang selalu berburuk sangka.
63. Seseorang tak patut disebut sebagai teman bila ia tak menjaga hak kawannya dalam tiga keadaan, ketika ia ditimpa bencana, ketika sedang bepergian jauh dan ketika ia meninggal dunia.
64. Ucapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi nenek moyang.
65. Lunakkan sikapmu terhadap saudaramu yang bersikap kasar. Yang demikian itu pasti akan memperlunak sikapnya terhadapmu.
66. Tetaplah berhubungan dengan orang-orang yang telah melupakanmu, dan ampuni yang bersalah padamu.
67. Bila kau beroleh kemenangan atas musuhmu, jadikanlah pengampunanmu atas dirinya sebagai ungkapan rasa syukur atas kemenangan itu.
68. Jangan membuat kecewa orang yang telah berbaik sangka terhadapmu.
69. Jangan membenci siapapun, tidak peduli berapa banyak mereka bersalah padamu.
70. Jika kamu ingin menguji karakter seseorang, hormati dia. Jika dia memiliki karakter yang bagus, dia akan lebih menghormatimu.
Tentang Kehidupan dan Dunia
71. Jalanilah kehidupan di dunia ini tanpa memikirkan dunia hidup di dalam dirimu, karena ketika perahu berada di atas air, ia mampu berlayar dengan sempurna, tetapi ketika air masuk ke dalamnya, perahu itu tenggelam.
72. Kehidupan itu cuma dua hari. Satu hari untukmu dan satu hari melawanmu. Maka pada saat ia untukmu, jangan bangga dan gegabah dan pada saat ia melawanmu bersabarlah.
73. Hiduplah di dunia ini layaknya seorang pengembara, dan tinggalkan setiap kenangan manis di belakangmu.
74. Jangan mengikuti mayoritas, tapi ikutilah jalan kebenaran.
75. Aku sudah pernah merasakan semua kepahitan dalam hidup dan yang paling pahit ialah berharap kepada manusia.
76. Dia yang menaruh kepercayaan pada dunia, maka dunia akan mengkhianatinya.
77. Bila keadaanmu makin mundur sedangkan maut terus datang mengejar di belakangmu, alangkah cepatnya pertemuan akan terjadi.
78. Kesempatan datang bagai awan berlalu. Pergunakanlah ketika ia nampak di hadapanmu.
79. Setiap napas seseorang adalah sebuah langkah menuju ajalnya.
80. Kezaliman akan terus ada bukan karena banyaknya orang-orang jahat, tapi karena berdiam dirinya orang-orang baik.
81. Orang pesimis melihat kesulitan dalam setiap kesempatan, tapi orang optimis melihat kesempatan dalam setiap kesulitan.
82. Diam sampai engkau diminta untuk berbicara, lebih baik daripada kau terus berbicara sampai diminta untuk diam.
83. Bila kau cemas dan gelisah akan sesuatu, masuklah ke dalamnya sebab ketakutan menghadapinya lebih mengganggu daripada sesuatu yang kau takuti sendiri.
84. Bukan kesulitan yang membuat kita takut, tapi ketakutan yang membuat kita sulit.
85. Ada kalanya yang sedikit lebih berkah daripada yang banyak.
86. Barangsiapa menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya.
87. Pengkhianatan yang paling besar adalah pengkhianatan umat, sedang pengkhianat yang paling keji yaitu pengkhianatan pemimpin.Tentang Wanita dan Keluarga
88. Janganlah kalian menikahi wanita karena kecantikannya, karena mungkin saja kecantikannya akan membinasakannya. Dan nikahilah wanita itu karena agamanya.
89. Wanita mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun, tetapi tidak sanggup menyembunyikan cemburu meski hanya sesaat.
90. Berikan perhatian dan bersikap baiklah kepada istrimu. Dia adalah bunga yang lembut, bukan budak rumah tanggamu.
91. Ketika suamimu marah, kamu harus tenang. Saat yang satu jadi api, yang lainnya harus jadi air.
92. Wanita bukanlah pakaian yang bisa dipakai dan lepas semaumu. Mereka terhormat dan mempunyai haknya sendiri.
93. Jangan membesarkan anak-anak kamu dengan cara orangtua kamu telah membesarkan kamu, karena mereka lahir di zaman yang berbeda.
94. Jangan gunakan ketajaman kata-katamu pada ibumu yang mengajarimu cara berbicara.
Tentang Ketuhanan dan Keimanan
95. Jangan katakan pada Allah 'aku punya masalah besar', tetapi katakan pada masalah bahwa aku punya Allah Yang Maha besar.
96. Jadilah manusia yang baik dalam pandangan Allah, buruk dalam pandangan sendiri, dan biasa dalam pandangan orang lain.
97. Apabila sesuatu yang kau senangi tidak terjadi maka senangilah apa yang terjadi.
98. Saat mendapatkan yang diinginkan, itu adalah petunjuk Allah SWT. Saat tidak mendapatkan yang diinginkan, itu adalah perlindungan dari Allah SWT.
99. Apabila kau jatuh miskin, berdaganglah dengan Allah, yaitu dengan cara memperbanyak sedekah.
100. Aku tidak peduli atas keadaan susah dan senangku karena aku tidak tahu manakah di antara keduanya itu yang lebih baik bagiku.
People also Ask:
Kata-kata nasehat Ali bin Abi Thalib?
Kata-kata Ali bin Abi Thalib yang MemotivasiBerhentilah membahas apa yang tidak kamu ketahui dan membicarakan tentang apa yang tidak menjadi perhatianmu.Aku tidak sebaik yang kau ucapkan, tapi aku juga tidak seburuk apa yang terlintas di dalam hatimu.Berikan perhatian dan bersikap baiklah kepada istrimu.
Kata-kata dari Ali bin Abi Thalib tentang ilmu?
Nasihat Ali bin Abi Thalib Tentang Keutamaan Ilmu dan Ahlinya ...Kata-kata Ali bin Abi Thalib tentang ilmu menekankan bahwa ilmu lebih utama dari harta, karena ilmu menjaga pemiliknya (bukan sebaliknya), bertambah saat dibagikan, menerangi hati, dan merupakan warisan abadi, sementara harta bisa lapuk dan memperkeras hati. Beliau juga menyebutkan enam syarat meraih ilmu: cerdas, selalu ingin tahu, tabah, punya bekal, bimbingan guru, dan waktu yang lama.
Apa julukan yang diberi kepada Ali bin Abi Thalib?
Kisah Inspiratif: Ali bin Abi Thalib, Sahabat Nabi Muhammad ...Gelar Ali bin Abi Thalib antara lain Amirul Mukminin (Panglima Orang-orang Mukmin), Abu Turab (Bapak Tanah/Debu), Bab al-Ilm (Pintu Ilmu), Asadullah (Singa Allah), dan Karamallahu Wajhah (Semoga Allah memuliakan wajahnya). Gelar-gelar ini mencerminkan kepemimpinan, keberanian, keilmuan, dan keutamaan moralnya yang luar biasa.
Quote Ali bin Abi Thalib senangilah apa yang terjadi?
“Apabila sesuatu yang kau senangi tidak terjadi maka senangilah apa yang terjadi.” - Ali bin Abi Thalib - Nikmati sikap menerima dan merasakan sesuatu dengan penuh kesadaran, syukur, dan kebahagiaan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























