Liputan6.com, Jakarta - Quotes Isra Miraj 2026 tentang kesabaran dan ketaatan menjadi pengingat nilai kesabaran di tengah berbagai dinamika kehidupan. Peristiwa agung ini diturunkan Allah SWT setelah periode ‘Amu al-Huzni (Tahun Kesedihan), di mana Nabi Muhammad SAW menunjukkan kesabaran luar biasa saat menghadapi wafatnya istri dan paman beliau.
M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah menjelaskan bahwa penyebutan istilah 'abd (hamba) bagi Nabi dalam ayat tersebut merupakan bentuk penghormatan tertinggi atas keteguhan jiwa dan kesabaran hamba yang tidak goyah meski diterpa cobaan berat. Nilai kesabaran dan ketaatan ini harus ditarik ke masa kini sebagai modal spiritual bagi masyarakat untuk tetap tangguh dan konsisten di jalan kebenaran.
Hikmah terbesar lain Isra Mi’raj juga terletak pada perintah shalat lima waktu yang diterima langsung di Sidratul Muntaha sebagai jalan penghambaan. Ketaatan hamba dalam menjalankan ibadah ini juga digambarkan sebagai sarana 'Mi’raj spiritual' karena ada hubungan eksklusif antara hamba dengan Allah SWT.
Berikut ini adalah quotes isra miraj 2026 tentang kesabaran dan ketaatan, merangkum berbagai sumber.
Berikut adalah 100 quotes Isra Mi’raj 2026 yang disusun secara sistematis berdasarkan tema. Setiap quotes Islami ini menggabungkan pesan kesabaran, ketaatan, dan kedalaman hikmah spiritual.
Tema 1: Kesabaran di Balik Ujian (Amu al-Huzni)
1. Isra Mi’raj mengajarkan bahwa puncak kesedihan adalah pintu menuju kemuliaan langit. Jangan menyerah pada ujian bumi, karena Allah sedang menyiapkan perjalanan indah untukmu.
2. Sabar bukan berarti diam meratapi nasib di kegelapan. Ia adalah gerak aktif jiwa yang tetap percaya bahwa fajar pertolongan pasti akan tiba.
3. Saat pintu dunia seolah tertutup rapat bagi dakwahmu, ingatlah pintu langit selalu terbuka lebar. Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya berjuang sendirian dalam kesunyian.
4. Kesabaran Nabi Muhammad SAW di Tahun Kesedihan adalah bukti bahwa air mata bisa berubah menjadi tangga menuju Arasy. Tetaplah tegar, karena setiap luka memiliki masa penyembuhannya sendiri.
5. Ujian hidup adalah cara Allah membersihkan hatimu sebelum diperjalankan menuju derajat yang lebih tinggi. Hadapi setiap tantangan dengan senyuman dan kepasrahan yang total.
6. Jangan pernah mengukur luasnya rahmat Allah dengan sempitnya logika saat tertimpa masalah. Di balik setiap kesulitan yang mengimpit, terdapat rencana besar yang menakjubkan.
7. Sabar adalah bensin bagi jiwa yang sedang menempuh perjalanan panjang menuju rida Ilahi. Tanpanya, langkahmu akan mudah goyah saat kerikil tajam mulai melukai kaki.
8. Ingatlah bahwa Buraq hanya datang kepada mereka yang telah lulus ujian kesabaran di bumi. Tetaplah konsisten melakukan kebaikan meski belum ada satu pun manusia yang menghargainya.
9. Isra Mi’raj adalah proklamasi bahwa badai pasti berlalu bagi mereka yang teguh memegang tali keimanan. Jangan lepaskan genggamanmu, karena pelangi kebahagiaan sedang menantimu di ufuk.
10. Kesedihan Nabi dihibur dengan perjalanan melintasi dimensi waktu dan ruang. Percayalah bahwa dukamu hari ini hanyalah jeda singkat sebelum kebahagiaan abadi menyapa.
11. Menjadi hamba yang sabar berarti memahami bahwa waktu Allah selalu lebih tepat daripada ambisi pribadi. Biarkan takdir menuntunmu menuju Sidratul Muntaha dalam hidupmu sendiri.
12. Kekuatan sejati tidak terletak pada otot yang kekar, melainkan pada hati yang mampu berkata "alhamdulillah" saat terluka. Itulah esensi kesabaran yang diajarkan dalam perjalanan agung ini.
13. Jangan membandingkan bebanmu dengan beban orang lain secara kasat mata. Allah memberikan beban sesuai kapasitas pundak agar hamba-Nya belajar arti sebuah ketangguhan.
14. Perjalanan malam itu adalah bukti bahwa jarak antara doa dan terkabulnya hanyalah sebatas kesungguhan sabar. Teruslah mengetuk pintu langit dengan untaian kata yang penuh harap.
15. Di tahun 2026 ini, jadikan kesabaran sebagai identitas dirimu yang paling mahal. Ia adalah perhiasan batin yang tidak akan pernah pudar oleh perubahan zaman.
16. Sabar bukan berarti tidak merasa sakit saat dihina atau dicaci dalam berdakwah. Ia adalah kemampuan menahan diri untuk tidak membalas dengan keburukan yang serupa.
17. Setiap detak jantung dalam penantian adalah pahala besar bagi jiwa yang rida. Biarkan Allah bekerja dengan cara-Nya yang ajaib untuk menuntaskan masalahmu.
18. Kesabaran adalah jembatan emas yang menghubungkan kesulitan di bumi dengan kemudahan di langit. Jangan biarkan jembatan itu runtuh karena bisikan keputusasaan yang fana.
19. Saat kamu merasa lelah berjuang, ingatlah betapa lelahnya Nabi saat dilempari batu di Tha’if. Beliau membalasnya dengan doa, bukan dengan dendam yang membara.
20. Hidup ini adalah perjalanan dari satu ujian ke ujian lainnya menuju pelukan rahmat-Nya. Jadilah musafir yang tangguh dengan perbekalan sabar yang tak pernah habis.
Tema 2: Ketaatan dan Kedisiplinan Shalat
21. Shalat lima waktu adalah oleh-oleh termewah yang dibawa Nabi dari Sidratul Muntaha. Jangan biarkan hadiah langit ini tergeletak sia-sia tanpa pernah kamu sentuh dengan sujud.
22. Lima kali sehari kita diundang "meeting VIP" dengan Pemilik Takdir tanpa perlu perantara. Pastikan hatimu hadir sepenuhnya, bukan sekadar raga yang melakukan gerakan tanpa makna.
23. Kedisiplinan shalat adalah cerminan disiplin dirimu dalam menata masa depan yang gemilang. Siapa yang menghargai waktu shalat, maka Allah akan menghargai setiap langkah hidupnya.
24. Jangan jadikan shalat sebagai beban yang harus segera diselesaikan dengan terburu-buru. Jadikan ia sebagai waktu istirahat terbaik dari hiruk-pikuk dunia yang melelahkan.
25. Shalat adalah "Mi’raj spiritual" bagi setiap orang beriman untuk mendekat ke hadirat Allah. Melalui sujud yang khusyuk, beban di pundakmu perlahan akan terasa lebih ringan.
26. Ketaatan bukan tentang melakukan perintah saat sempat, tapi tentang menyempatkan waktu di tengah kesibukan. Prioritaskan Allah, maka urusan duniamu akan diatur secara otomatis oleh-Nya.
27. Lima rakaat adalah navigasi moral agar kita tidak tersesat di rimba modernitas yang penuh tipu daya. Tetaplah terhubung dengan server pusat agar jiwamu selalu mendapatkan pembaruan iman.
28. Jika kamu ingin diperbaiki urusan hidupmu, mulailah dengan memperbaiki kualitas komunikasi dengan Allah. Shalat yang tepat waktu adalah kunci pembuka pintu-pintu keberkahan yang terkunci.
29. Shalat adalah satu-satunya ibadah yang perintahnya diturunkan langsung di tempat yang paling tinggi. Hal ini menandakan bahwa kedudukan shalat adalah puncak dari segala pengabdian.
30. Jangan bangga dengan kesuksesan duniamu jika keningmu masih jarang menyentuh dinginnya lantai masjid. Keberhasilan tanpa ketaatan hanyalah istidraj yang akan berakhir dengan kekecewaan.
31. Ketaatan yang dipaksakan di awal akan menjadi kebiasaan yang dinikmati di akhir perjalanan. Paksalah dirimu untuk rukuk dan sujud sampai kamu tidak bisa hidup tanpanya.
32. Shalat adalah "charger" bagi ruh yang mulai melemah karena hantaman dosa dan kelalaian. Jangan biarkan baterai imanmu mati total sebelum kamu sempat menghubungkannya kembali ke sumbernya.
33. Di setiap azan yang berkumandang, ada panggilan cinta yang mengajakmu pulang ke rumah kedamaian. Jangan abaikan panggilan itu hanya demi mengejar keuntungan dunia yang sementara.
34. Shalat bukan tentang seberapa hebat hafalanmu, tapi seberapa tulus hatimu saat bersimpuh. Allah tidak melihat kemewahan sajadahmu, tapi melihat kejujuran dalam setiap bisikan doamu.
35. Keteguhan tauhid tecermin dari caramu menjaga waktu shalat di tengah keramaian. Jadilah pribadi yang tidak mau menukar satu rakaat pun dengan emas seberat gunung.
36. Shalat adalah sarana pembersihan hati dari debu-debu kesombongan yang sering kali menempel tanpa sadar. Dengan bersujud, kita diingatkan bahwa posisi asli kita hanyalah seorang hamba.
37. Manfaatkan diskon rakaat yang Allah berikan dengan rasa syukur yang mendalam. Lima waktu dengan pahala lima puluh waktu adalah bentuk kasih sayang-Nya yang luar biasa.
38. Ketaatan yang konsisten adalah bukti bahwa kamu mencintai Sang Pencipta lebih dari segalanya. Jangan biarkan rasa malas meruntuhkan bangunan iman yang telah kamu susun rapi.
39. Saat kamu berdiri dalam shalat, lepaskanlah segala atribut keduniawianmu di luar pintu masjid. Berdirilah sebagai hamba yang butuh, maka Allah akan memenuhi segala keperluanmu.
40. Shalat adalah warisan abadi Isra Mi’raj yang menyambungkan hati kita dengan sejarah kenabian. Jagalah warisan ini dengan segenap tenaga sampai napas terakhir berhembus.
Tema 3: Kedekatan Hamba dan Sang Pencipta ('Abd)
41. Kedekatan sejati tidak diukur oleh jarak fisik, melainkan oleh ketulusan dalam penghambaan. Semakin kita merasa kecil di hadapan-Nya, semakin besar rahmat yang Allah curahkan.
42. Jadilah hamba yang rindu bersujud di keheningan malam saat semua mata sedang terlelap. Di sanalah rahasia ketenangan batin yang tidak bisa dibeli dengan materi ditemukan.
43. Gelar tertinggi manusia bukan terletak pada jabatan sosial, melainkan pada pengakuan sebagai "hamba-Nya". Seperti Nabi yang disebut 'abd, mari kita kejar kemuliaan melalui ketundukan.
44. Isra Mi’raj membuktikan bahwa Allah sangat dekat dengan hamba-Nya yang sedang dirundung lara. Dia tidak pernah tidur dan selalu memantau setiap detak harapan dalam dadamu.
45. Jangan mencari kedekatan dengan Allah melalui kata-kata yang indah tanpa tindakan yang nyata. Kedekatan itu dibangun di atas batu bata ketaatan dan semen keikhlasan yang kokoh.
46. Merasa dekat dengan Allah membuatmu tidak lagi takut pada ancaman makhluk yang fana. Siapa yang memiliki Allah di sisinya, maka ia memiliki segalanya di genggamannya.
47. Saat kamu merasa sendiri di dunia ini, ingatlah bahwa Allah lebih dekat daripada urat lehermu. Berbisiklah pada bumi, maka suaramu akan terdengar sampai ke langit tertinggi.
48. Kedekatan hamba adalah puncak dari perjalanan spiritual yang paling indah dan menenangkan. Nikmatilah setiap detik saat kamu merasa dibimbing langsung oleh tangan kasih-Nya.
49. Jangan sombong dengan pengetahuanmu karena hanya sedikit saja yang Allah bocorkan kepadamu. Tetaplah merunduk seperti padi agar kamu bisa menampung ilmu dari samudera-Nya.
50. Menjadi dekat dengan Sang Pencipta berarti menjadi pribadi yang paling bermanfaat bagi sesama manusia. Cahaya Ilahi dalam hatimu harus terpancar melalui tangan yang gemar menolong.
51. Allah memperjalankan Nabi bukan untuk pamer kekuatan, tapi untuk menunjukkan kasih sayang-Nya yang dalam. Jadilah hamba yang pandai berterima kasih atas setiap undangan kebaikan-Nya.
52. Kedekatan itu adalah rasa damai yang hadir saat kamu menyadari bahwa segalanya ada dalam kendali-Nya. Tidak perlu khawatir tentang hari esok selama Allah masih menjadi Tuhanmu.
53. Isra Mi’raj mengajarkan bahwa kedekatan tidak mensyaratkan status sosial yang tinggi di mata manusia. Hanya kesucian hati yang menjadi tiket utama untuk menembus batas-batas langit.
54. Jadikan hatimu sebagai "Sidratul Muntaha" pribadi, tempat di mana hanya ada kamu dan Penciptamu. Singkirkan segala berhala duniawi yang menghalangi pandangan ruhanimu menuju-Nya.
55. Hamba yang dekat dengan Allah akan selalu memiliki energi positif yang tak pernah habis. Ia adalah sumber ketenangan bagi orang-orang di sekitarnya yang sedang gelisah.
Tema 4: Iman Melampaui Logika
56. Mukjizat Isra Mi’raj membuktikan bahwa logika manusia hanyalah setitik debu di lautan kuasa Ilahi. Percayalah pada janji-Nya, meskipun akalmu belum mampu menjangkau cara kerja takdir.
57. Iman adalah kompas yang menuntunmu saat pandangan mata mulai kabur oleh fatamorgana dunia. Tetaplah teguh pada tauhid, karena ia adalah jangkar bagi jiwa yang gelisah.
58. Jika Nabi bisa menembus langit dalam satu malam, maka Allah juga bisa mengubah nasibmu dalam sekejap. Jangan batasi kekuasaan Allah dengan pikiranmu yang sempit dan ragu.
59. Percaya pada peristiwa Isra Mi’raj adalah bukti bahwa imanmu telah melampaui batas-batas materialisme. Kamu adalah manusia elit yang memiliki visi melampaui cakrawala yang terlihat.
60. Logika mungkin berkata itu tidak mungkin, tapi iman dengan tegas berkata "kun fayakun". Selalu ada jalan keluar yang tak terduga bagi hamba yang menaruh harapannya di langit.
61. Dunia ini penuh dengan hal gaib yang tidak bisa dijelaskan dengan rumus-rumus fisika semata. Terimalah kebenaran wahyu dengan hati yang terbuka dan pikiran yang jernih.
62. Iman bukan berarti tidak menggunakan akal, melainkan menyadari di mana batas akal harus berhenti. Saat akal sudah mencapai puncaknya, biarkan iman yang melanjutkan perjalanannya.
63. Abu Bakar Ash-Shiddiq memberikan teladan bahwa membenarkan ucapan Nabi adalah jalan pintas menuju surga. Jangan banyak bertanya tentang cara, tapi tanyalah tentang ketaatanmu sendiri.
64. Buraq adalah simbol bahwa teknologi Allah jauh melampaui imajinasi tercanggih manusia di masa depan. Tetaplah rendah hati atas segala penemuan baru karena semuanya berasal dari ilmu-Nya.
65. Keyakinanmu pada mukjizat akan memberikan kekuatan untuk menghadapi hal-hal yang mustahil dalam hidup. Tidak ada gunung masalah yang terlalu tinggi jika imanmu sudah setinggi langit.
66. Keajaiban itu nyata bagi mereka yang tidak pernah meragukan sedikit pun ayat-ayat Allah di dalam kitab-Nya. Bacalah Al-Qur'an dengan rasa kagum yang tak pernah habis setiap harinya.
67. Di tahun 2026 yang penuh dengan teknologi canggih, tetaplah jadikan iman sebagai fondasi berpikirmu. Ilmu pengetahuan tanpa iman hanya akan melahirkan kesombongan yang menghancurkan.
68. Iman adalah cahaya yang tetap terang benderang meskipun seluruh lampu di dunia ini telah padam. Ia akan menuntunmu pulang ke rumah kebahagiaan saat maut datang menjemput.
69. Jangan biarkan keraguan merusak pondasi tauhid yang telah kamu bangun dengan susah payah. Tegakkan kepalamu dan katakan bahwa Allah Maha Besar atas segala urusanmu.
70. Keberanian Nabi dalam menyampaikan kebenaran setelah pulang dari Mi’raj adalah teladan integritas sejati. Sampaikan kebaikan meskipun banyak orang yang akan mentertawakan logikamu.
Tema 5: Transformasi Karakter dan Perilaku
71. Shalat yang benar seharusnya menjadi "rem" otomatis saat lisan ingin mencela atau menyakiti sesama. Jangan bangga dengan ibadahmu jika karakter sosialmu masih melukai perasaan orang lain.
72. Isra Mi’raj adalah simbol perpindahan dari kegelapan menuju cahaya hidayah yang terang benderang. Pastikan tahun 2026 ini menjadi momentum hijrah mentalmu menjadi pribadi yang lebih bijaksana.
73. Ibadah yang tidak mengubah perilaku hanyalah rutinitas fisik yang kehilangan esensi ruhaninya. Biarkan nilai-nilai langit turun ke bumi melalui akhlakmu yang santun dan penuh kasih.
74. Kedisiplinan waktu shalat harus bertransformasi menjadi disiplin dalam bekerja dan menepati janji. Orang yang jujur kepada Tuhannya pasti akan jujur pula kepada sesama manusia.
75. Jangan jadi hamba yang "shalih di masjid" tapi menjadi "racun di media sosial". Integritasmu harus konsisten, baik saat bersujud maupun saat sedang mengetik komentar.
76. Penyucian hati Nabi sebelum perjalanan adalah isyarat bahwa kebaikan dimulai dari dalam diri. Bersihkan batinmu dari rasa benci agar tindakanmu selalu membawa kedamaian bagi dunia.
77. Teori Double Movement mengajarkan kita untuk membawa pesan masa lalu menuju solusi masa depan. Jadikan hikmah Isra Mi’raj sebagai alat navigasi untuk menjawab tantangan zaman modern.
78. Transformasikan sabarmu menjadi ketangguhan dalam berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi umat. Jadilah solusi, bukan bagian dari masalah yang memperkeruh suasana kehidupan.
79. Kesalehanmu harus memiliki dampak sosial yang bisa dirasakan oleh tetangga dan rekan kerjamu. Biarkan mereka melihat keindahan Islam melalui caramu memperlakukan mereka dengan adil.
80. Shalat adalah latihan pengendalian diri agar kita tidak sombong saat di puncak dan tidak putus asa saat di bawah. Jaga keseimbangan jiwamu dengan frekuensi ibadah yang terjaga rapi.
81. Perilaku yang baik adalah buah dari tauhid yang akar-akarnya menancap kuat di dalam sanubari. Jika akarnya sehat, maka buah kebaikan akan terus lahir tanpa perlu dipaksa.
82. Jangan hanya merayakan Isra Mi’raj dengan seremonial, tapi rayakanlah dengan perubahan karakter yang nyata. Kurangi bicara yang sia-sia dan tingkatkan amal yang mendatangkan manfaat.
83. Orang yang benar-benar Mi’raj adalah mereka yang egonya semakin luruh dan kepeduliannya semakin tumbuh. Jadilah tangan di atas yang gemar memberi tanpa berharap balasan kembali.
84. Hikmah peristiwa agung ini harus mampu mencetak generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus spiritual. Berilmulah dengan adab, dan beribadahlah dengan ilmu yang benar.
85. Pastikan shalatmu membuatmu lebih empati terhadap penderitaan orang-orang yang kurang beruntung. Kedekatan dengan Allah seharusnya melunakkan hati yang mulai mengeras oleh ego duniawi.
Tema 6: Harapan dan Keistiqamahan di Tahun 2026
86. Istiqamah adalah ujian sabar yang sesungguhnya di tengah godaan zaman yang serba instan dan cepat. Teruslah melangkah di jalan ketaatan, meskipun langkahmu terasa berat dan sunyi.
87. Jangan biarkan semangat Isra Mi’raj menguap seiring berlalunya seremoni tahunan yang kita gelar. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk Mi’raj secara spiritual menuju rida Allah.
88. Masa depan tahun 2026 mungkin penuh dengan ketidakpastian, tapi janji Allah adalah sebuah kepastian. Tetaplah optimis karena kamu memiliki Tuhan yang tidak pernah mengecewakan harapan hamba-Nya.
89. Keistiqamahan dalam shalat adalah kunci sukses dunia dan akhirat yang tidak ada duanya. Pertahankan ia seolah-olah nyawamu bergantung pada setiap rakaat yang kamu tegakkan.
90. Jadilah seperti bintang yang tetap bersinar di kegelapan malam meski tidak ada yang memujinya. Kebaikanmu adalah urusanmu dengan Allah, bukan dengan apresiasi manusia yang fana.
91. Isra Mi’raj adalah pengingat bahwa tujuan akhir kita adalah kembali kepada-Nya dengan hati yang selamat. Fokuslah pada tujuan itu, agar kamu tidak mudah terdistraksi oleh hiasan dunia yang menipu.
92. Harapan adalah bensin bagi jiwa yang lelah, dan doa adalah pelumas bagi jalan yang serba macet. Jangan pernah berhenti berharap karena keajaiban selalu datang di waktu yang paling tepat.
93. Tetaplah istiqamah menyebarkan nilai-nilai kebaikan meskipun tantangannya semakin kompleks di era digital. Kebenaran tidak akan pernah kalah selama masih ada jiwa yang berani menyuarakannya.
94. Jadikan setiap sujudmu sebagai pengingat bahwa dunia ini hanyalah tempat mampir yang sangat singkat. Bangunlah istanamu di akhirat melalui investasi amal shalih yang konsisten setiap hari.
95. Keistiqamahan adalah karamah yang paling agung bagi seorang hamba di akhir zaman ini. Jangan goyah oleh tren yang menyesatkan, tetaplah berpegang teguh pada sunnah Nabi.
96. Semoga peringatan Isra Mi’raj 2026 ini membangkitkan semangat juang yang sempat padam dalam dadamu. Kamu adalah pejuang ketaatan yang sangat dicintai oleh Sang Pemilik Arasy.
97. Jangan takut pada hari esok yang misterius selama kamu masih memiliki Allah yang Maha Pengatur. Serahkan segala urusanmu kepada-Nya setelah kamu melakukan ikhtiar yang paling maksimal.
98. Istiqamah itu memang pahit di awal, tapi rasa manisnya akan kamu rasakan saat sakaratul maut menyapa. Bertahanlah sebentar lagi, karena rumah keabadian sedang menanti kepulanganmu.
99. Isra Mi’raj mengajarkan bahwa perjalanan terjauh dimulai dari satu langkah ketaatan yang kecil dan sederhana. Mulailah hari ini dengan niat yang murni dan langkah yang pasti menuju-Nya.
100. Selamat merayakan perjalanan agung Isra Mi’raj 2026 dengan hati yang penuh cinta dan jiwa yang tunduk. Semoga kita semua dikumpulkan bersama Nabi di surga Firdaus yang abadi kelak. Amin.
People Also Ask:
Apa arti Isra Mi Raj dalam bahasa Inggris?
Isra' & Mi'raj: Perjalanan malam yang ajaib dari Sang Terpilih . Doa adalah Mi'raj (kenaikan) seorang mukmin kepada Tuhannya dan sumber kekuatan sehari-hari. Dengan doa, kita naik kepada Yang Mahakuasa setiap hari, berkomunikasi dan semakin dekat kepada-Nya.
Bagaimana cara kamu mengimplementasikan nilai Isra Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari?
Mengimplementasikan Nilai-Nilai Isra Mi'raj dalam Kehidupan...Menjaga Kualitas Shalat. ...Berbuat Baik kepada Sesama. ...Menjaga Kebersihan dan Kesehatan. ...Meningkatkan Keimanan Melalui Ilmu. ...Memperbanyak Dzikir dan Doa. ...Menghindari Perilaku yang Tidak Bermanfaat. ...Mempererat Tali Silaturahmi.
Apa makna Isra Mi'raj bagi umat Islam untuk konteks jaman sekarang?
Peristiwa ini memberikan kesempatan bagi Nabi Muhammad saw. untuk menyaksikan sebagian dari tanda-tanda kebesaran Allah Swt., memperkukuh iman, dan menegaskan kenabian beliau. Dalam makna yang lebih luas, Isra Mi'raj mengajarkan umat Muslim tentang kehormatan Masjidil Aqsa dan keberkahan yang ada di sekitarnya.
Apa kesimpulan dari Isra Mi'raj?
Kesimpulan: Isra Mi'raj menjadi saksi atas sifat ajaib misi Nabi Muhammad dan kebenaran spiritual yang dalam dalam tradisi Islam. Ini menjadi sumber inspirasi bagi kaum beriman, mengingatkan mereka akan rahmat yang tak terbatas dan bimbingan Allah, sebagaimana tercermin melalui kehidupan dan pengalaman Utusan-Nya.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























