Liputan6.com, Jakarta - Pagi dan subuh adalah waktu yang istimewa lantaran Allah menurunkan keberkahan dan rahmatnya. Oleh karena itu tema ceramah subuh tentang keutamaan bangun pagi dan sholat subuh berjamaah menjadi relevan disampaikan untuk mengingatkan umat Islam.
Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa yang melaksanakan sholat Subuh, maka ia berada dalam jaminan Allah" (HR. Muslim). Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim menjelaskan makna "Dzimmatillah" adalah jaminan keamanan dari Allah sepanjang hari tersebut. Dengan Subuh berjamaah, seseorang memulai harinya di bawah naungan Sang Pencipta, yang memberikan ketenangan batin serta kekuatan untuk menghadapi segala tantangan duniawi.
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari mengungkapkan beratnya sholat Subuh bagi orang munafik disebabkan karena waktunya bertepatan dengan puncak kenyamanan tidur. Maka, melangkahkan kaki ke masjid di waktu fajar adalah bukti cinta kepada Allah yang melebihi segalanya.
Berikut ini adalah 7 contoh tema tentang keutamaan bangun pagi dan sholat subuh berjamaah, merangkum berbagai sumber yang relevan. Teks ceramah subuh ini diperkuat dengan dalil dan penjelasan ulama.
Tema Ceramah Subuh 1: Jaminan Perlindungan Allah bagi Penjaga Subuh
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah yang telah membangunkan kita dari tidur untuk bersujud kepada-Nya di waktu yang paling mulia.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Baginda Nabi Muhammad $SAW$, keluarga, sahabat, hingga kita selaku umatnya yang berusaha istiqamah dalam ketaatan.
Hadirin yang dirahmati Allah, tahukah kita bahwa saat kita melangkahkan kaki ke masjid untuk sholat Subuh berjamaah, kita sedang masuk ke dalam "benteng" perlindungan Allah yang luar biasa?
Seringkali kita merasa cemas akan keselamatan diri dan keluarga di dunia yang penuh fitnah ini, padahal kunci ketenangan itu ada pada sholat Subuh yang kita dirikan.
Hal ini didasarkan pada sabda Rasulullah $SAW$ dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:
مَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فَهُوَ فِي ذِمَّةِ اللَّهِ
Artinya: "Barangsiapa yang melaksanakan sholat Subuh, maka ia berada dalam jaminan (perlindungan) Allah." (HR. Muslim).
Imam An-Nawawi menjelaskan dalam kitab Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bahwa makna "Dzimmatillah" adalah jaminan keamanan dan perlindungan dari Allah bagi hamba-Nya sepanjang hari itu.
Artinya, jika Sang Pencipta alam semesta sudah menjamin keamanan Anda, maka tidak ada satu pun makhluk di bumi ini yang mampu mencelakai Anda tanpa izin-Nya.
Bayangkan betapa ruginya orang yang melewatkan Subuh, karena ia memulai harinya tanpa "asuransi" langit yang menjamin keselamatannya dari berbagai musibah.
Oleh karena itu, bangun pagi dan sholat berjamaah bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan kebutuhan kita sebagai hamba yang lemah untuk berlindung kepada Sang Maha Kuat.
Mari kita tanamkan tekad yang kuat sejak malam hari agar Allah memudahkan langkah kita menuju rumah-Nya saat adzan berkumandang.
Jangan biarkan selimut dan bantal yang empuk merampas jaminan perlindungan Allah yang sangat mahal ini dari genggaman kita.
Semoga Allah SWT senantiasa menjaga langkah kita, menguatkan iman kita, dan menjadikan kita termasuk golongan orang-orang yang wajahnya berseri-seri karena istiqamah bersujud di waktu fajar.
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
Ya Allah, tolonglah kami untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbaiki ibadah kami kepada-Mu.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema Ceramah Subuh 2: Cahaya Sempurna di Hari Kiamat yang Gelap
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah, pagi ini kita masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara fajar yang penuh dengan keberkahan dan ketenangan.
Shalawat dan salam mari kita haturkan kepada teladan kita, Nabi Muhammad $SAW$, yang telah memberikan kabar gembira bagi para pejuang subuh.
Saudaraku, kelak di hari kiamat, setiap manusia akan melewati jembatan Shirath yang kondisinya sangat gelap gulita kecuali bagi mereka yang memiliki cahaya.
Cahaya tersebut tidak didapatkan dari lampu atau obor dunia, melainkan dari amalan-amalan yang kita lakukan dengan penuh keikhlasan, terutama sholat di waktu gelap.
Rasulullah SAW bersabda untuk memberikan motivasi bagi hamba yang melangkahkan kaki ke masjid dalam kegelapan:
بَشِّرِ الْمَشَّائِينَ فِي الظُّلَمِ إِلَى الْمَسَاجِدِ بِالنُّورِ التَّامِّ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: "Berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan di dalam kegelapan menuju masjid-masjid bahwa mereka akan mendapatkan cahaya yang sempurna di hari kiamat." (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Syekh Al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi menjelaskan bahwa kegelapan yang dimaksud mencakup waktu Isya dan Subuh, di mana tantangan fisik jauh lebih berat dibandingkan waktu lainnya.
Cahaya "sempurna" ini akan meliputi mereka dari segala arah, memudahkan langkah mereka saat orang-orang munafik tertatih-tatih dalam kegelapan.
Bangun pagi untuk sholat berjamaah adalah investasi cahaya; semakin gelap perjalanan kita menuju masjid di dunia, semakin terang cahaya kita di akhirat.
Dunia ini hanyalah sementara, namun keletihan kita dalam menepis rasa kantuk akan dibayar tunai oleh Allah dengan kemudahan di hari yang paling menegangkan bagi manusia.
Banyak orang mencari popularitas atau cahaya duniawi yang semu, namun seorang mukmin sejati hanya mengejar ridha Allah dan "lampu" masa depannya di keabadian.
Jangan pernah meremehkan langkah kaki Anda yang kecil menuju masjid, karena setiap langkah tersebut sedang menghapus dosa dan meninggikan derajat Anda.
Semoga kita semua dikumpulkan dalam barisan orang-orang yang mendapatkan cahaya tersebut dan diberikan kemudahan dalam melewati setiap fase di hari akhir nanti.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُورًا، وَفِي بَصَرِي نُورًا، وَفِي سَمْعِي نُورًا، وَعَنْ يَمِينِي نُورًا، وَعَنْ يَسَارِي نُورًا.
Ya Allah, jadikanlah cahaya di hatiku, penglihatanku, pendengaranku, serta di sisi kanan dan kiriku.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema 3: Dua Rakaat yang Lebih Baik dari Seluruh Dunia
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam yang memberikan kita nikmat iman sehingga kita bisa berkumpul di majelis fajar ini.
Shalawat dan salam kita tujukan kepada Rasulullah SAW, sosok yang paling rajin menjaga sholat sunnah sebelum fajar meski dalam keadaan sibuk sekalipun.
Hadirin yang dimuliakan Allah, seringkali manusia mengejar harta benda hingga melupakan waktu istirahat dan ibadah demi mengumpulkan kekayaan duniawi.
Namun, Islam mengajarkan sebuah konsep kekayaan yang jauh lebih besar daripada sekadar emas, perak, atau jabatan yang ada di kolong langit ini.
Mari kita renungkan sabda Rasulullah SAWmengenai dua rakaat ringan sebelum kita melaksanakan sholat Subuh (sholat sunnah fajar):
رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا
Artinya: "Dua rakaat sholat fajar lebih baik daripada dunia dan segala isinya." (HR. Muslim).
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menekankan bahwa jika dua rakaat sunnahnya saja sudah lebih baik dari dunia, bayangkan betapa besarnya pahala sholat fardhu Subuhnya.
Dunia dan seisinya memiliki batas waktu dan akan musnah, namun pahala dua rakaat yang ikhlas akan tetap kekal menjadi aset kita di hadapan Allah SWT.
Nilai ekonomis dunia tidak ada bandingannya dengan nilai spiritual yang didapatkan oleh mereka yang rela bangun sebelum fajar menyingsing.
Ini adalah bentuk tarbiyah atau pendidikan bagi jiwa kita agar tidak terlalu terobsesi dengan materi, melainkan lebih fokus pada bekal akhirat.
Siapa pun yang merasa miskin secara materi namun tetap menjaga sholat sunnah fajar, sejatinya ia adalah orang terkaya di mata Allah.
Kebiasaan bangun pagi ini juga membawa dampak positif bagi kesehatan mental dan fisik, di mana udara pagi masih bersih dari polusi.
Mari kita jadikan sholat sunnah fajar sebagai rutinitas yang tidak boleh terlewatkan sebelum kita beranjak melaksanakan sholat Subuh berjamaah.
Semoga Allah memberikan kita keistiqamahan untuk selalu mengejar "kekayaan" sejati ini dan tidak terlena dengan perhiasan dunia yang menipu.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي أَوْقَاتِنَا وَأَعْمَالِنَا.
Ya Allah, berkahilah waktu-waktu kami dan amalan-amalan kami.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema 4: Persaksian Para Malaikat di Waktu Fajar
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang masih mengizinkan kita menjadi bagian dari hamba-Nya yang bersujud pagi ini.
Semoga shalawat dan salam senantiasa mengalir kepada Nabi Muhammad SAW, teladan utama kita dalam setiap helaan napas dan ibadah.
Pernahkah kita membayangkan bahwa saat kita membaca Al-Qur'an atau sholat di waktu Subuh, kita sedang "ditonton" langsung oleh pasukan langit?
Waktu Subuh bukan sekadar pergantian malam menjadi siang, melainkan momentum pergantian shift para malaikat penjaga manusia.
Allah $SWT$ berfirman dalam Al-Qur'an mengenai kemuliaan waktu ini yang harus kita perhatikan dengan seksama:
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
Artinya: "Dirikanlah sholat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya sholat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (QS. Al-Isra: 78).
Dalam kitab Tafsir Ibnu Katsir, dijelaskan bahwa para malaikat yang bertugas pada malam hari dan siang hari berkumpul pada waktu Subuh.
Mereka menyaksikan hamba-hamba-Nya yang sedang berdiri, ruku, dan sujud, kemudian mereka melaporkan nama-nama kita kepada Allah dengan rasa bangga.
Betapa indahnya ketika nama kita disebut-sebut di hadapan Allah oleh para malaikat sebagai hamba yang taat saat orang lain masih terlelap.
Ini adalah bentuk apresiasi langit yang tidak bisa dibeli dengan uang bagi mereka yang berjuang melawan rasa malas demi memenuhi panggilan adzan.
Kehadiran malaikat di sekitar kita di waktu fajar membawa keberkahan, ketenangan, dan doa-doa mustajab yang dipanjatkan untuk orang-orang beriman.
Jadikanlah momen Subuh ini sebagai waktu terbaik untuk berkomunikasi dengan Sang Pencipta, karena pintu langit sedang terbuka lebar.
Semoga kita termasuk dalam daftar hamba yang dilaporkan oleh malaikat dalam keadaan sedang beribadah dan mengagungkan asma-Nya.
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ.
Ya Tuhan kami, terimalah amal dari kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema 5: Subuh sebagai Benteng dari Penyakit Nifaq
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Alhamdulillah, nikmat iman dan islam adalah anugerah terbesar yang Allah titipkan kepada kita hingga pagi hari ini.
Shalawat serta salam semoga terlimpah kepada Rasulullah $SAW$, yang sangat mengkhawatirkan umatnya terjangkit penyakit hati bernama nifaq (kemunafikan).
Salah satu ujian terberat bagi keimanan seseorang adalah konsistensi dalam melaksanakan ibadah yang secara fisik terasa berat dan melelahkan.
Di zaman Rasulullah, sholat Subuh dan Isya berjamaah menjadi alat deteksi paling akurat untuk membedakan antara mukmin sejati dan orang munafik.
Rasulullah $SAW$ menegaskan hal ini dalam sabdanya yang sangat masyhur dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim:
لَيْسَ صَلَاةٌ أَثْقَلَ عَلَى الْمُنَافِقِينَ مِنَ الْفَجْرِ وَالْعِشَاءِ
Artinya: "Tidak ada sholat yang lebih berat bagi orang-orang munafik daripada sholat Subuh dan sholat Isya." (HR. Bukhari dan Muslim).
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa beratnya kedua sholat ini disebabkan karena waktunya bertepatan dengan waktu istirahat dan kelelahan.
Orang munafik hanya rajin beribadah jika dilihat manusia (riya), namun saat suasana gelap dan sepi seperti Subuh, motivasi mereka pun hilang.
Maka, setiap kali kita berhasil melangkahkan kaki ke masjid untuk Subuh berjamaah, sesungguhnya kita sedang membuktikan bahwa di hati kita tidak ada bibit nifaq.
Kita sedang menyatakan bahwa cinta kita kepada Allah jauh lebih besar daripada cinta kita kepada kenyamanan tidur dan istirahat.
Jangan biarkan sifat malas merenggut status keimanan kita dan menyeret kita ke dalam golongan yang dibenci oleh Allah $SWT$.
Istiqamah dalam Subuh berjamaah adalah "vaksin" terbaik untuk menjaga kejernihan hati dan ketulusan niat dalam beragama.
Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat nifaq dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang murni dalam beribadah hanya karena mengharap wajah-Nya.
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قَلْبِي مِنَ النِّفَاقِ، وَعَمَلِي مِنَ الرِّيَاءِ.
Ya Allah, bersihkanlah hatiku dari kemunafikan dan amalku dari sifat riya.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema 6: Meraih Keberkahan Hidup di Waktu Pagi
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kita kembali setelah mematikan kita sejenak melalui tidur yang panjang.
Shalawat dan salam mari kita sampaikan kepada Nabi Muhammad $SAW$, yang senantiasa mendoakan keberkahan bagi umatnya yang bergerak di pagi hari.
Banyak orang mengeluh bahwa waktu terasa begitu cepat berlalu dan rezeki terasa sempit, padahal mungkin ada berkah yang hilang karena kita tidur setelah Subuh.
Waktu pagi adalah waktu di mana pintu-pintu rezeki dibuka dan keberkahan diturunkan secara melimpah oleh Allah $SWT$ kepada penduduk bumi.
Rasulullah $SAW$ pernah memanjatkan doa khusus yang sangat luar biasa bagi kita semua yang mau bangun dan beraktivitas sejak dini hari:
اللَّهُمَّ بَارِكْ لِأُمَّتِي فِي بُكُورِهَا
Artinya: "Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka." (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad).
Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan dalam Syarh Riyadhus Shalihin bahwa doa Nabi ini mencakup berkah dalam urusan dunia maupun urusan akhirat.
Keberkahan artinya bertambahnya kebaikan; meskipun rezeki secara jumlah mungkin sedikit, namun ia mencukupi dan mendatangkan ketenangan jiwa.
Orang yang memulai harinya dengan sholat Subuh berjamaah kemudian berdzikir atau bekerja, akan merasakan energi yang berbeda dibandingkan mereka yang bermalas-malasan.
Pagi hari adalah saat "emas" untuk mengatur strategi hidup, belajar, dan mencari nafkah dengan pikiran yang masih segar dan jernih.
Jangan sia-siakan doa Nabi Muhammad $SAW$ ini dengan cara kembali menarik selimut setelah menunaikan kewajiban sholat Subuh.
Gunakanlah waktu setelah fajar untuk hal-hal produktif agar setiap detik kehidupan kita bernilai ibadah dan mendatangkan manfaat bagi sesama.
Semoga Allah mengabulkan doa Nabi-Nya untuk kita, sehingga hidup kita penuh dengan keberkahan, kemudahan, dan kebahagiaan dunia akhirat.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا. Ya Allah, aku memohon ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Tema 7: Pahala Haji dan Umrah Lewat Ibadah Subuh
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Puji syukur kita haturkan kepada Allah, Dzat yang Maha Pemurah, yang memberikan jalan pintas pahala bagi hamba-Nya yang terbatas secara finansial.
Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Baginda Rasulullah $SAW$, sang pembawa kabar gembira bagi orang-orang miskin maupun kaya untuk meraih surga.
Mungkin di antara kita ada yang sangat rindu ingin berangkat Haji atau Umrah ke Tanah Suci, namun terkendala oleh biaya atau antrean yang sangat panjang.
Namun, tahukah hadirin sekalian bahwa Allah menyediakan "paket hemat" pahala setara Haji dan Umrah yang bisa kita kerjakan setiap hari di masjid lingkungan kita?
Hal ini disabdakan oleh Rasulullah $SAW$ dalam sebuah hadits yang memberikan harapan besar bagi para ahli ibadah di waktu fajar:
مَنْ صَلَّى الْغَدَاةَ فِي جَمَاعَةٍ ثُمَّ قَعَدَ يَذْكُرُ اللَّهَ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ ثُمَّ صَلَّى رَكْعَتَيْنِ كَانَتْ لَهُ كَأَجْرِ حَجَّةٍ وَعُمْرَةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ تَامَّةٍ
Artinya: "Barangsiapa yang sholat Subuh berjamaah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, lalu sholat dua rakaat (Isyraq), maka ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna." (HR. Tirmidzi).
Imam Al-Mubarakfuri dalam kitab Tuhfatul Ahwadzi menegaskan bahwa kata "Tammah" (sempurna) yang diulang tiga kali menunjukkan besarnya nilai pahala tersebut di sisi Allah.
Tentu saja ini tidak menggugurkan kewajiban haji yang asli bagi yang mampu, namun ini adalah kemurahan Allah bagi mereka yang mau bersungguh-sungguh berdzikir.
Duduk sejenak setelah Subuh untuk membaca Al-Qur'an, beristighfar, atau mendengarkan taklim adalah investasi waktu yang sangat menguntungkan secara spiritual.
Betapa indahnya memulai hari dengan tabungan pahala yang begitu besar, seolah-olah kita baru saja pulang dari Baitullah dalam keadaan suci.
Ini adalah bukti bahwa Islam adalah agama yang memudahkan pemeluknya untuk mengumpulkan poin-poin kebaikan tanpa harus selalu mengeluarkan harta yang besar.
Mari kita biasakan tidak terburu-buru pulang setelah sholat Subuh, melainkan mengambil waktu 15-20 menit untuk berdzikir menanti waktu syuruq.
Semoga Allah menerima setiap ruku, sujud, dan dzikir kita, serta menyampaikan kita semua ke Baitullah yang sesungguhnya suatu saat nanti.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَ. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang menyucikan diri.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
People also Ask:
Apa keutamaan bangun subuh?
Dari seseorang bangun untuk shalat subuh ternyata terdapat banyak manfaat baik fisik dan menta. Bahkan dapat mengurangi tingkat stres hingga peningkatan konsentrasi untuk lebih fokus dalam melakukan berbagai kegiatan.
Apa saja keutamaan atau fadhilah shalat berjamaah?
Hikmah Shalat Berjamaah dalam Meningkatkan Keimanan
Hikmah shalat berjamaah yang pertama adalah meningkatnya keimanan dan ketakwaan seorang muslim kepada Allah SWT. Ketika seorang hamba datang ke masjid dan berdiri bersama saudara seimannya, hatinya akan dipenuhi rasa tunduk dan rendah diri di hadapan Sang Pencipta.
Apa hadits tentang keutamaan shalat berjamaah?
"Barangsiapa shalat isya' secara berjamaah maka seakan-akan dia melakukan shalat separuh malam. Barangsiapa shalat subuh berjamaah maka seakan-akan dia shalat seluruh malam.” (HR. Muslim).
Kenapa sholat subuh begitu istimewa?
Keistimewaan waktu subuh terletak pada keutamaan spiritualnya yang luar biasa: disaksikan para malaikat, memberikan jaminan perlindungan dari Allah, menjadi kunci surga bagi pelakunya (terutama sholat subuh dan ashar), membuka pintu rezeki dan keberkahan, serta menjadi momen tenangnya jiwa dan awal mula kesuksesan, dengan janji melihat Allah di hari kiamat bagi yang istiqamah, seperti dikutip dari berbagai sumber Islam.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























