Liputan6.com, Jakarta - Keutamaan sedekah di bulan ramadhan menurut hadits menjadi motivasi besar bagi setiap dermawan untuk makin memerbanyak infaq dan amal kebaikan lainnya. Sebab, setiap harta yang disedekahkan di bulan ini memiliki kedudukan yang sangat istimewa di sisi Allah SWT.
Ibnu Abbas RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW adalah manusia yang paling pemurah. Beliau menjadi jauh lebih pemurah lagi saat bulan Ramadhan. Mohammad Iqbal Ghazali, MA dalam buku Amalan-Amalan di Bulan Suci Ramadhan menjelaskan bahwa fenomena ini dipicu oleh syaraful zaman (kemuliaan waktu), di mana setiap amal saleh dilipatgandakan pahalanya.
Pada bulan Ramadhan, sedekah bukan lagi sekadar bantuan finansial, melainkan manifestasi iman yang tulus untuk meraih ridha Allah di tengah terbukanya pintu-pintu surga. Selain meneladani sifat Nabi, sedekah di bulan suci ini berfungsi sebagai instrumen penyempurna ibadah puasa dan sarana meraih pahala ganda melalui pemberian hidangan berbuka (ifthar).
Berikut ini adalah keutamaan sedekah di bulan Ramadhan berdasar hadis, merujuk literatur klasik dan kontemporer.
Sedekah di bulan Ramadhan merupakan perwujudan ketaatan yang menggabungkan dimensi spiritual dan kemanusiaan. Merujuk buku Agar Ramadhan Tidak Sekedar Seremonial: Antologi Esai Ramadhan 1435 H oleh Rianawati, ebook Ramadhan di Tengah Wabah, Ahmad Syaikhu dan sumber lain yang kredibel, berikut ini adalah penjelasan mengenai keutamaan sedekah di bulan Ramadhan berdasarkan hadis:
1. Sedekah Paling Utama Karena Kemuliaan Waktu (Syaraful Zaman)
Bulan Ramadhan memberikan nilai tambah pada setiap amal. Sedekah di bulan ini dipandang sebagai ibadah yang paling kompetitif nilainya.
Dari Anas bin Malik RA, Nabi SAW ditanya, "Sedekah apa yang paling utama?" Beliau menjawab, "Sedekah di bulan Ramadhan" (HR Tirmidzi).
Mohammad Iqbal Ghazali, MA dalam bukunya Amalan-Amalan di Bulan Suci Ramadhan menjelaskan bahwa kemuliaan waktu Ramadhan membuat setiap koin yang disedekahkan berlipat ganda nilainya di sisi Allah. Hal ini merupakan peluang bagi hamba untuk mengumpulkan bekal akhirat secara akseleratif.
2. Meneladani Kedermawanan Rasulullah yang Tanpa Batas
Rasulullah SAW memberikan teladan bahwa kedermawanan beliau meningkat drastis saat Ramadhan, melebihi kecepatan angin yang berhembus.
Hal ini berdasar hadis riwayat Ibnu Abbas RA berkata: "Rasulullah SAW adalah manusia yang paling pemurah, dan beliau lebih pemurah lagi di bulan Ramadhan saat Jibril menemui beliau... Rasulullah SAW lebih pemurah dalam kebaikan daripada angin yang berhembus" (HR Bukhari dan Muslim).
Merujuk pada Dr. Rianawati, M.Ag dalam Agar Ramadhan Tidak Sekedar Seremonial, kedermawanan Nabi ini berkaitan dengan intensitas interaksi beliau dengan wahyu.
Penjelasan ulama dalam kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali (yang menjadi rujukan dalam buku Rianawati) menekankan bahwa sedekah bukan sekadar memberi harta, melainkan sarana melatih emotional awareness dan empati agar puasa tidak terjebak dalam ritual "seremonial" yang hampa.
3. Sedekah Sebagai Penghapus Dosa dan Perisai dari Api Neraka
Sedekah memiliki fungsi teologis sebagai pemadam murka Allah dan pencuci noda kesalahan yang dilakukan selama berpuasa.
Hal ini berdasar hadis, "Sedekah itu dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api" (HR Tirmidzi). Serta hadis, "Jagalah diri kalian dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma" (HR Bukhari).
Ahmad Syaikhu dalam bukunya Ramadhan di Tengah Wabah menjelaskan bahwa sedekah berfungsi sebagai imunitas spiritual. Diriwayatkan bahwa orang yang secara istiqamah bersedekah akan diajauhkan dari api neraka.
Secara fiqih, sedekah (khususnya zakat fitrah) adalah penyempurna puasa yang membersihkan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia (lagwu) dan kata-kata kotor (rafats), sebagaimana dijelaskan oleh para ulama dalam kitab-kitab klasik fiqih sebagai "penutup lubang" ibadah puasa.
4. Pahala Berlipat Melalui Pemberian Hidangan Berbuka (Ifthar)
Memberi makan orang yang berpuasa adalah strategi ibadah untuk melipatgandakan pahala tanpa mengurangi pahala orang lain.
"Barangsiapa memberi perbukaan kepada orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa sedikit pun mengurangi pahala orang yang berpuasa itu" (HR Tirmidzi).
Mohammad Iqbal Ghazali menekankan bahwa amalan Ith'am (memberi makan) ini mencerminkan kedermawanan sosial yang sangat dianjurkan. Ulama dalam kitab-kitab rujukannya menjelaskan bahwa ini adalah cara Allah memberikan kesempatan bagi mereka yang tidak mampu melakukan banyak ibadah fisik untuk meraih pahala besar melalui kedermawanan.
Pemberian makan untuk orang berbuka puasa ini di Indonesia menjadi tradisi takjil. Di mana masyarakat memiliki kebiasaan berbagi takjil dan buka puasa di masjid atau mushala.
Selain hadis-hadis yang telah dibahas sebelumnya, terdapat beberapa keutamaan sedekah di bulan Ramadhan berdasarkan hadis-hadis yang berbeda dan penjelasan ulama yang lebih spesifik. Keutamaan ini mencakup perlindungan di hari akhir, pembukaan pintu surga khusus, hingga dampak psikologis bagi pelakunya.
5. Menjadi Naungan di Padang Mahsyar
Sedekah yang dilakukan secara tulus (terutama saat Ramadhan di mana godaan untuk konsumerisme tinggi) akan menjadi pelindung fisik bagi pelakunya di hari kiamat.
"Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya" (HR. Ahmad).
Ahmad Syaikhu dalam Ramadhan di Tengah Wabah menjelaskan bahwa di tengah situasi sulit (seperti wabah atau krisis), sedekah bertransformasi menjadi "asuransi spiritual".
Syaikhu merujuk penjelasan dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam Nawawi, bahwa sedekah yang paling tinggi nilainya adalah yang dilakukan saat seseorang merasa khawatir akan kemiskinan namun tetap memilih untuk berbagi. Di akhirat, panasnya matahari akan diredam oleh "payung" amal tersebut.
6. Mendapatkan Kamar Khusus di Surga (Al-Ghuraf)
Terdapat fasilitas khusus di surga bagi mereka yang menggabungkan puasa dengan memberi makan orang lain secara konsisten.
“Kamar tersebut diperuntukkan untuk siapa saja yang tutur katanya baik, gemar memberikan makan (pada orang yang butuh), rajin berpuasa dan rajin shalat malam karena Allah ketika manusia sedang terlelap tidur.” [HR. Tirmidzi no. 1984 dan Ahmad (1/155). Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.).
Mohammad Iqbal Ghazali dalam kitabnya Amalan-Amalan di Bulan Suci Ramadhan menggarisbawahi amalan Ith’am al-tha’am (memberi makan). Penjelasan ulama dalam kitab Lathaif al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al-Hanbali menyebutkan bahwa penggabungan antara puasa dan sedekah merupakan kunci pembuka "kamar-kamar surga" tersebut.
Puasa menyucikan ruh, sedangkan sedekah menyucikan raga dari sifat kikir.
7. Melatih "Kecerdasan Emosional" dan Imunitas Empati
Keutamaan sedekah secara psikologis adalah kemampuannya mengubah cara pandang seseorang terhadap kehidupan.
Hal ini berdasar hadis: "Barangsiapa yang meringankan beban seorang mukmin di dunia, Allah akan meringankan bebannya di hari kiamat" (HR. Muslim).
Dr. Rianawati, M.Ag dalam Agar Ramadhan Tidak Sekedar Seremonial (Bagian 4: Ramadhan Mewujudkan Emotional Awareness) menjelaskan bahwa sedekah di bulan Ramadhan berfungsi sebagai latihan Self-Awareness.
Berdasarkan riset dalam jurnal psikologi Islam (seperti Jurnal Psikohumaniora), memberi saat lapar (berpuasa) memicu pelepasan hormon kebahagiaan yang memperkuat imunitas tubuh. Dr. Rianawati menyebut ini sebagai langkah nyata agar Al-Qur'an "nyata di dada", bukan sekadar teks, karena pelakunya merasakan langsung penderitaan sesama.
8. Memperoleh Doa Khusus dari Malaikat Setiap Pagi
Setiap hari di bulan Ramadhan, malaikat mendoakan secara khusus bagi mereka yang menginfakkan hartanya di jalan Allah.
"Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba berada di dalamnya kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa: 'Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak'..." (HR. Bukhari & Muslim).
Para ulama menjelaskan bahwa "ganti" yang dimaksud bukan hanya materi, melainkan keberkahan waktu dan ketenangan hati. Ahmad Syaikhu menambahkan bahwa doa malaikat ini sangat krusial di masa-masa penuh ujian agar keluarga tetap harmonis dan dilindungi dari marabahaya.
9. Melembutkan Hati yang Keras
Sedekah kepada anak yatim dan orang miskin secara spesifik disebutkan sebagai obat bagi penyakit hati. Hal ini berdasar hadis, "Jika kamu ingin melunakkan hatimu, maka berilah makan orang miskin dan usaplah kepala anak yatim" (HR. Ahmad).
Dr. Rianawati merujuk pada ajaran Imam Al-Ghazali bahwa hati yang keras adalah penghalang utama meraih derajat Muttaqin. Sedekah saat Ramadhan bukan sekadar transaksi keuangan, melainkan "nutrisi hati" (Esai ke-8 dalam bukunya).
Penjelasan ini selaras dengan jurnal kedokteran yang menyatakan bahwa kedermawanan menurunkan tingkat stres dan kecemasan secara signifikan.
People also Ask:
Hadits tentang keutamaan sedekah di bulan Ramadhan?
Rasulullah saw. bersabda, “Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim, no. 2588).
7 Keutamaan sedekah di Bulan Ramadhan?
Keutamaan bersedekah di bulan Ramadan antara lain sebagai berikut:Mendapatkan Pahala Orang yang Disedekahi. ...2. Dosanya Dihapuskan. ...Pahala Berlipat Ganda. ...Pahala yang Berkembang. ...Dijauhkan dari Api Neraka. ...6. Melapangkan Rezeki. ...7. Membuka Pintu Kebaikan.
Apa hadits tentang memberi di bulan Ramadan?
“Sedekah terbaik adalah sedekah yang diberikan di bulan Ramadan” (Tirmidzi). Hadits ini menunjukkan bahwa nilai sedekah meningkat di musim dan waktu yang baik. Oleh karena itu, Ramadan adalah musim sedekah. Memberikan sedekah secara teratur sepanjang Ramadan seharusnya menjadi kebiasaan setiap orang.
Apa saja keutamaan beramal dalam bulan Ramadhan?
1. Melipatgandakan Pahala. Bulan Ramadhan adalah waktu di mana segala amal ibadah, termasuk sedekah, memiliki nilai pahala yang jauh lebih besar dibandingkan bulan lainnya. Dengan bersedekah, kita tidak hanya membantu mereka yang membutuhkan, tetapi juga mendapatkan pahala berlipat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























