Liputan6.com, Jakarta Apakah munculnya kaum Yakjuj dan Makjuj sudah dekat menjadi pertanyaan yang memerlukan pemahaman mendalam tentang tanda-tanda kiamat kubra dalam perspektif Islam. Sebagai salah satu tanda kiamat besar, kemunculan Yakjuj dan Makjuj disebutkan dalam Al-Quran dan hadits sebagai peristiwa menjelang hari akhir.
Menurut Ulama Fiqih Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari, Yakjuj dan Makjuj akan muncul sebagai kelompok perusak bumi setelah Dajjal terbunuh, sebagaimana disebut dalam buku Teologi Al Banjari oleh Khairil Anwar. Namun, waktu pasti kemunculan mereka merupakan rahasia Allah SWT yang tidak dapat diprediksi oleh manusia.
Pertanyaan apakah munculnya kaum Yakjuj dan Makjuj sudah dekat hanya bisa dijawab dengan pemahaman bahwa Allah SWT telah membentengi keberadaan mereka hingga waktu yang telah ditentukan-Nya. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Rabu (8/10/2025).
Apakah Munculnya Kaum Yakjuj dan Makjuj Sudah Dekat?
Waktu kemunculan Yakjuj dan Makjuj merupakan ilmu ghaib yang hanya diketahui oleh Allah SWT. Tidak ada seorang manusia pun, termasuk para ulama dan ahli tafsir dapat memastikan kapan tepatnya mereka akan keluar dari tempat pengurangan.
Allah SWT telah menciptakan dinding atau penghalang kokoh untuk mengurung Yakjuj dan Makjuj hingga waktu yang telah ditentukan. Dinding tersebut dibangun oleh Nabi Zulkarnain AS atas perintah Allah, terbuat dari tembaga dan besi yang sangat kuat. Selama dinding tersebut masih berdiri kokoh dengan izin Allah, maka Yakjuj dan Makjuj tidak akan dapat keluar.
Dalam Al-Quran surat Al-Kahfi ayat 99, Allah SWT berfirman: "Dan pada hari itu Kami biarkan mereka (Ya'juj dan Ma'juj) berbaur antara satu dengan yang lain, dan (apabila) sangkakala ditiup (lagi), akan Kami kumpulkan mereka semuanya." Ayat ini menunjukkan bahwa kemunculan mereka akan terjadi pada waktu yang sangat dekat dengan hari kiamat itu sendiri.
Melansir dari buku Fitnah Dajjal & Ya'juj dan Ma'juj: Mengungkap Misteri Kemunculan Dajjal dan Ya'juj Ma'juj karya Lilik Agus Saputro, kemunculan Yakjuj dan Makjuj akan terjadi setelah Nabi Isa AS turun ke bumi dan membunuh Dajjal. Ini menandakan bahwa masih ada beberapa tanda kiamat besar lainnya yang harus terjadi terlebih dahulu sebelum kemunculan mereka.
Pengertian Yakjuj dan Makjuj dalam Islam
Yakjuj dan Makjuj adalah dua kelompok makhluk yang disebutkan dalam Al-Quran sebagai perusak dan akan muncul menjelang hari kiamat. Nama mereka disebut dalam beberapa ayat Al-Quran, khususnya dalam surat Al-Kahfi dan Al-Anbiya. Berikut beberapa fakta tentang Yakjuj dan Makjuj:
1. Makhluk Keturunan Nabi Nuh AS
Menurut riwayat yang kuat, Yakjuj dan Makjuj adalah keturunan dari Yafits bin Nuh AS yang merupakan salah satu anak Nabi Nuh AS. Mereka disebut sebagai nenek moyang bangsa Turki dengan ciri-ciri fisik khas.
2. Kelompok Perusak dan Pembuat Onar
Ibnu Katsir dalam buku Fitnah Akhir Zaman, menyebut Ya'juj Ma'juj adalah manusia biasa selayaknya yang lain, tetapi mereka senang berbuat onar dan menimbulkan kegaduhan. Mereka dikenal sebagai kelompok rakus, tidak pernah merasa puas, dan selalu menghabiskan sumber daya alam di sekitar mereka.
3. Dikurung di Balik Dinding
Allah SWT mengutus Nabi Zulkarnain AS untuk membangun dinding penghalang yang terbuat dari tembaga dan besi guna mengurung mereka. Dinding ini akan tetap kokoh hingga waktu yang ditentukan Allah untuk terbuka menjelang hari kiamat.
4. Jumlah yang Sangat Banyak
Dalam hadits shahih disebutkan bahwa Yakjuj dan Makjuj memiliki jumlah yang sangat besar. Dari setiap 1000 manusia yang akan dihisab, 999 di antaranya adalah dari kalangan Yakjuj dan Makjuj, sedangkan hanya 1 orang dari umat lainnya.
5. Tanda Kiamat Kubra
Kemunculan mereka termasuk dalam sepuluh tanda kiamat besar yang akan terjadi menjelang hari akhir. Mereka akan keluar setelah Nabi Isa AS turun ke bumi dan membunuh Dajjal.
Melansir dari buku Al-Makru Menyingkap Tabir Identitas Ya'juj dan Ma'juj karya Yusman bin Muhammad Yusuf, Ya'juj dan Ma'juj menjadi golongan yang zalim dan akan menebar fitnah sebagai sumber dari segala fitnah yang ada di muka bumi.
Ciri-Ciri Fisik Yakjuj dan Makjuj
Yakjuj dan Makjuj memiliki ciri-ciri fisik khas yang membedakan mereka dari manusia pada umumnya. Meskipun mereka adalah manusia biasa, namun penampilan fisik mereka memiliki keunikan tersendiri.
Secara umum, mereka memiliki mata cekung, hidung pesek, dan rambut berwarna pirang. Ciri-ciri ini menjadi penanda utama yang membedakan mereka dari bangsa manusia lainnya. Namun, perlu dicatat bahwa bentuk dan warna kulit mereka bervariasi, tidak seragam antara satu dengan yang lainnya.
Sebagai keturunan dari Yafits bin Nuh AS, mereka dianggap sebagai nenek moyang bangsa Turki. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa ciri fisik mereka memiliki kemiripan dengan karakteristik bangsa-bangsa tertentu di Asia Tengah dan wilayah sekitarnya. Hal paling menonjol dari Yakjuj dan Makjuj adalah kemampuan mereka untuk beranak pinak dengan sangat cepat.
Melansir dari buku Sejarah Otentik Zulkarnain susunan Muhammad Khair Ramadan Yusuf, Ya'juj Ma'juj dapat menghasilkan keturunan dengan pesat sehingga mereka berjumlah sangat banyak. Dalam hadits shahih diriwayatkan bahwa dari setiap 1000 manusia, 999 di antaranya adalah dari kalangan Yakjuj dan Makjuj. Jumlah yang fantastis ini menunjukkan betapa banyaknya populasi mereka yang dikurung di balik dinding penghalang yang dibangun oleh Nabi Zulkarnain AS.
Tempat Keluarnya Yakjuj dan Makjuj
Lokasi keluarnya Yakjuj dan Makjuj menjadi salah satu pertanyaan yang sering muncul ketika membahas tanda-tanda kiamat besar ini. Berdasarkan berbagai sumber literatur Islam, tempat keluarnya mereka dapat diidentifikasi meskipun tidak dengan detail yang sangat spesifik.
Keluarnya Ya'juj dan Ma'juj adalah dari tempat mereka terkurung yaitu gunung besar di Turki. Ini menunjukkan bahwa lokasi dinding penghalang yang dibangun oleh Nabi Zulkarnain AS berada di wilayah pegunungan Turki. Setelah keluar dari tempat pengurangan mereka, Yakjuj dan Makjuj akan bergerak menuju wilayah Laut Mati.
Di tempat tersebut, mereka akan meminum seluruh air laut hingga habis, menunjukkan nafsu dan kerakusan mereka yang luar biasa. Dari Laut Mati, perjalanan mereka akan berlanjut menuju Baitul Maqdis di Palestina.
Jalur pergerakan Yakjuj dan Makjuj ini menunjukkan bahwa mereka akan melewati wilayah-wilayah penting dalam sejarah Islam. Dimulai dari pegunungan di Turki, melewati Laut Mati, hingga akhirnya mencapai Baitul Maqdis. Pergerakan mereka digambarkan seperti terjangan ombak lautan yang deras dan tidak terbendung.
Allah SWT berfirman dalam surat Al-Anbiya ayat 96: "Hingga apabila (tembok) Yakjuj dan Makjuj dibukakan dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi." Ayat ini memberikan gambaran bahwa mereka akan keluar dari tempat yang tinggi, yaitu gunung-gunung, dan turun dengan kecepatan yang luar biasa bagaikan air bah.
FAQ
1. Apakah Yakjuj dan Makjuj sudah keluar saat ini?
Tidak, Yakjuj dan Makjuj masih dikurung di balik dinding yang dibangun Nabi Zulkarnain AS dan akan keluar menjelang hari kiamat setelah Nabi Isa AS turun ke bumi.
2. Siapa yang akan membunuh Yakjuj dan Makjuj?
Allah SWT akan membinasakan mereka dalam satu malam dengan mengirimkan wabah ulat yang menyerang mereka setelah Nabi Isa AS berdoa memohon pertolongan-Nya.
3. Di mana lokasi dinding Zulkarnain yang mengurung Yakjuj dan Makjuj?
Berdasarkan berbagai sumber, dinding tersebut berada di wilayah pegunungan besar di Turki yang merupakan tempat mereka dikurung.
4. Berapa jumlah Yakjuj dan Makjuj?
Jumlah mereka sangat banyak, dalam hadits disebutkan bahwa dari setiap 1000 manusia, 999 adalah dari kalangan Yakjuj dan Makjuj.
5. Apa saja ciri-ciri fisik Yakjuj dan Makjuj?
Mereka memiliki ciri-ciri mata cekung, hidung pesek, rambut pirang, dan merupakan keturunan Yafits bin Nuh AS yang menjadi nenek moyang bangsa Turki.
6. Mengapa Yakjuj dan Makjuj disebut sebagai pembuat kerusakan?
Mereka memiliki nafsu yang tidak terkendali, menghabiskan sumber daya alam, dan menimbulkan kerusakan di muka bumi sebagaimana disebutkan dalam Al-Quran.
7. Bagaimana cara muslim mempersiapkan diri menghadapi tanda-tanda kiamat?
Dengan memperkuat iman dan ketakwaan, memperbanyak ibadah dan amal saleh, menjauhi maksiat, serta senantiasa berdoa memohon perlindungan Allah SWT.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























