Liputan6.com, Jakarta - Menyambut tahun baru dalam perspektif Islam b menjadi momen spiritual untuk evaluasi diri (muhasabah) dan penyegaran komitmen sebagai hamba Allah. Doa menyambut tahun baru menjadi harapan agar waktu yang akan datang penuh limpahan berkah dan rahmat Allah SWT.
Pentingnya mengingat waktu yang akan datang ditegaskan dalam Al-Qur'an QS. Al-Hasyr:18, "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)."
Ayat ini menegaskan pentingnya refleksi atas waktu yang telah berlalu dan persiapan untuk masa depan, di mana doa berperan sebagai pengikat niat dan penggerak amal. Dalam konteks lebih jauh, akhirat menjadi tujuan akhir.
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin doa melatih jiwa untuk hidup dengan kesadaran ilahiyah setiap hari. Al-Ghazali menekankan bahwa doa harus disertai dengan usaha nyata (ikhtiar) dan penyerahan diri.
Doa Menyambut Tahun Baru
Merujuk buku Ebook Doa Awal dan Akhir Tahun, Yayasan Al-Bahjah, berikut ini adalah doa menyambut tahun baru yang dianjurkan:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِالْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيْرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيْهِ.وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيْمُ الأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَجُوْدِكَ الْعَمِيْمِ الْمُعَوَّلُ، وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُوْدِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالْاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ.وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.
Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm.Al-ḥamdu lillāhi ḥamdan katsīran ṭayyiban mubārakan fīh.Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam.Allāhumma antal-abadiyyul-qadīmul-awwal, wa ‘alā faḍlikal-‘aẓīmi wa jūdikal-‘amīmil-mu‘awwal, wa hādzā ‘āmum jadīdun qad aqbala, nas’alukal-‘iṣmata fīhi minasy-syaiṭāni wa auliyā’ihī wa junūdih, wal-‘auna ‘alā hādzihin-nafsil-ammārati bis-sū’, wal-isytighāla bimā yuqarribunī ilaika zulfā, yā dzal-jalāli wal-ikrām.Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam.
Latin: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.Segala puji bagi Allah, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah.Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah, Engkau adalah Dzat Yang Maha Abadi, Maha Dahulu, dan Maha Pertama. Hanya kepada karunia-Mu yang agung dan kemurahan-Mu yang luas kami bersandar. Tahun baru ini telah tiba. Kami mohon kepada-Mu perlindungan di dalamnya dari godaan setan, para walinya, dan bala tentaranya. Kami mohon pertolongan untuk mengatasi nafsu yang selalu mendorong pada kejahatan. Dan kami mohon kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan diri kepada-Mu, wahai Dzat Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.
Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad beserta keluarga dan sahabatnya.
Doa Awal Tahun di Kanzun Surur
Selain doa di atas, terdapat doa awal tahun yang diajarkan Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali, Kanzun Najah was Surur. Berikut ini bacaannya:
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ، الحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ العٰلَمِينَ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، صَلَاةً تَمْلَأُ خَزَائِنَ اللهِ نُورًا، وَتَكُونُ لَنَا وَلِلْمُؤْمِنِينَ فَرَجًا وَفَرَحًا وَسُرُورًا، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَسَلِّمْ تَسْلِيمًا كَثِيرًا
Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, Allāhumma sholli ‘alā sayyidinā Muḥammad, sholātan tamla’u khazā’ina Allāhi nūran, wa takūnu lanā wa lil-mu’minīna farajan wa faraḥan wa surūran, wa ‘alā ālihi wa ṣhohbihi, wa sallim taslīman kathīrā.
Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas junjungan kami, Nabi Muhammad, shalawat yang memenuhi khazanah-Mu dengan cahaya, dan menjadi bagi kami dan kaum mukminin jalan keluar, kebahagiaan, dan kesenangan. Dan (limpahkan pula) kepada keluarganya dan para sahabatnya, serta berilah salam sebanyak-banyaknya".
اللَّهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ، وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيمِ، وَكَرِيمِ جُودِكَ العَمِيمِ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ، وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَىٰ، يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ، وَصَلَّى اللهُ تَعَالَىٰ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَسَلَّمَ.
Latin: Allāhumma anta al-abadiyyu al-qadīmu al-awwalu, wa ‘alā faḍlika al-‘aẓīmi, wa karīmi jūdika al-‘amīmi al-mu‘awwalu, wa hādhā ‘āmun jadīdun qad aqbala, As’aluka al-‘iṣmata fīhi mina ash-shayṭāni wa awliyā’ih, wa al-‘awna ‘alā hādhihi an-nafsi al-ammārati bis-sū’, wa al-ishtighāla bimā yuqarribunī ilayka zulfā, yā dhā al-jalāli wa al-ikrām, wa shollā Allāhu ta‘ālā ‘alā sayyidinā Muḥammad, wa ‘alā ālihi wa shoḥbihi, wa sallama.
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Yang Abadi, Yang Dahulu, Yang Pertama. Kepada anugerah-Mu yang agung dan karunia-Mu yang luas tempat kami menggantungkan harapan. Tahun baru ini telah datang, maka aku memohon kepada-Mu penjagaan padanya dari setan dan para pengikutnya, bantuan untuk mengendalikan jiwa yang selalu memerintahkan kepada keburukan, dan kesibukan dengan hal-hal yang mendekatkan aku kepada-Mu dalam kedekatan. Wahai Dzat Yang Memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga shalawat Allah senantiasa tercurah kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarganya dan para sahabatnya, dan semoga keselamatan tercurah atas mereka". Doa ini dibaca tiga kali (saat masuk awal tahun hijriyah/setelah shalat Maghrib), karena sesungguhnya setan akan berkata:"Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya." Lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.
Bolehkah Doa Islami Dibaca di Awal Tahun Hijriah?
Kerap menjadi pertanyaan, apakah boleh doa tahun baru Hijriah dibaca saat tahun baru Masehi 2025? Soal doa akhir dan awal tahun ini, pendakwah sekaligus pimpinan LPDP Al-Bahjah KH Yahya Zainul Maarif atau Buya Yahya menjelaskan dengan gamblang.
Menurut Buya Yahya, pada dasarnya membaca doa bisa dilakukan kapan saja termasuk saat momen tahun baru Masehi.
“Kalau untuk berdoa boleh, karena doa itu kapan saja. Barangkali tahun baru Masehi nanti ada yang kumpul di masjid untuk berdoa mendoakan semoga mereka itu sadar tobat, tapi tidak di alun-alun ya,” kata Buya Yahya dikutip dari YouTube Radioqu, sebagaimana dilansir kanal Islami Liputan6.com, Ahad (29/12/2024).
Membaca doa di tahun baru Masehi adalah kegiatan yang positif. Menurut Buya Yahya, hal tersebut bisa mengubah budaya yang biasanya mengisi tahun baru Masehi dengan kegiatan-kegiatan yang mengarah kemaksiatan.
“Jadi boleh membaca doa semacam itu gak masalah. Ini justru untuk mengubah budaya. Karena memperingati tahun baru Masehi secara hakikatnya gak ada masalah,” katanya.
Adab Berdoa Awal Tahun
Berdoa di awal tahun merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk memohon perlindungan, keberkahan, dan petunjuk Allah SWT di sepanjang tahun yang baru. Agar doa lebih khusyuk dan diharapkan lebih mustajab, berikut adab-adab yang dapat diamalkan berdasarkan panduan umum berdoa dalam Islam dan konteks doa awal tahun:
Berdoa di awal tahun merupakan ibadah yang sangat dianjurkan untuk memohon perlindungan, keberkahan, dan petunjuk Allah SWT di sepanjang tahun yang baru. Agar doa lebih khusyuk dan diharapkan lebih mustajab, berikut adab-adab yang dapat diamalkan berdasarkan panduan umum berdoa dalam Islam dan konteks doa awal tahun:
1. Memilih Waktu yang Mustajab
Setelah shalat Maghrib pada hari pertama bulan Muharram (Tahun Baru Hijriyah), atau lepas tengah malam dan 1 Januari dalam kalender Masehi.
Waktu-waktu mustajab lain, yang masih termasuk awal tahun:
- Sepertiga malam terakhir
- Antara azan dan iqamah
- Saat turun hujan
- Hari Jumat (terutama di waktu mustajab seperti sepertiga akhir hari Jumat)
2. Bersuci dan Menghadap Kiblat
Berwudhu sebelum berdoa. Bertaubat dari dosa dan mengikhlaskan niat. Menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT.
3. Memulai dengan Pujian dan Shalawat
Membaca Basmalah dan Hamdalah.
Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW di awal dan akhir doa, sebagaimana tercantum dalam doa awal tahun yang diawali dan diakhiri dengan shalawat.
4. Mengangkat Tangan dan Merendahkan Diri
Mengangkat tangan dengan telapak menghadap ke atas, sebagaimana sunnah Rasulullah SAW. Merendahkan suara (tidak terlalu keras), penuh khushu’ dan tadharru’ (merasa hina di hadapan Allah). Menangis atau berusaha menangis karena takut dan harap kepada Allah.
5. Membaca Doa Awal Tahun dengan Tartil dan Khusyuk
Membaca doa awal tahun (seperti yang tercantum dalam dokumen Al-Bahjah) dengan tartil, tenang, dan memahami maknanya. Mengulang permohonan (terutama inti doa), sebagaimana anjuran dalam beberapa hadis.
6. Memohon dengan Keyakinan Penuh (Yakin akan Dikabulkan)
Percaya bahwa Allah Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya. Tidak terburu-buru, sebab Allah mungkin mengabulkan doa dengan segera, ditunda, atau diganti dengan yang lebih baik. Hindari merasa doa tidak dikabulkan, karena hal itu bisa memutus harapan kepada Allah.
7. Menyertakan Doa untuk Diri dan Sesama
Doa untuk diri sendiri terlebih dahulu, kemudian keluarga, orang tua, kaum muslimin, dan seluruh umat manusia.
Contoh doa umum yang bisa ditambahkan:رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.)
8. Mengakhiri dengan Hamdalah dan Shalawat
Mengakhiri doa dengan membaca Alhamdulillah. Membaca shalawat sekali lagi kepada Nabi Muhammad SAW. Membaca istighfar sebagai bentuk pengakuan akan kekurangan dalam berdoa.
9. Mengiringi Doa dengan Amalan Baik Lainnya
Bersedekah sebelum atau sesudah berdoa. Memperbanyak istighfar dan membaca Al-Qur'an. Membuat resolusi kebaikan untuk tahun baru dengan niat tulus dan ikhtiar nyata.
10. Tidak Berdoa untuk Keburukan atau Dosa
Hanya memohon kebaikan dunia dan akhirat. Tidak mendoakan keburukan bagi diri sendiri, keluarga, atau orang lain, kecuali dalam konteks permohonan perlindungan dari kezaliman.
Hikmah Berdoa di Awal Tahun
Berdoa di awal tahun memiliki hikmah spiritual dan psikologis yang mendalam, di antaranya:
1. Membangun Niat dan Arah Hidup yang Benar
Dengan berdoa, kita menetapkan tujuan spiritual di tahun baru, memohon agar setiap langkah diarahkan pada ketaatan dan hal yang mendekatkan diri kepada Allah.
2. Memohon Perlindungan dari Godaan Setan dan Nafsu
Doa awal tahun mengandung permintaan perlindungan dari syaitan dan nafsu ammarah (yang mengajak pada keburukan). Ini menjadi benteng spiritual sepanjang tahun.
3. Menguatkan Mental Optimis dan Penuh Harap
Berdoa di awal tahun menanamkan sikap optimis (raja’) kepada Allah, meyakini bahwa tahun baru adalah kesempatan untuk perubahan dan rahmat-Nya.
4. Mengawali Waktu dengan Kesadaran Ketuhanan
Doa mengingatkan bahwa waktu adalah amanah Allah, sehingga kita tidak terjebak dalam kesibukan duniawi tanpa makna.
5. Menciptakan Keberkahan Sepanjang Tahun
Doa adalah media meminta keberkahan (barakah) dalam waktu, kesehatan, rezeki, dan hubungan sosial di tahun yang baru.
6. Mengikat Hati dengan Allah Sejak Awal
Doa awal tahun memperkuat hubungan dengan Allah (hablum minallah) sejak hari pertama, sehingga kita merasa lebih terjaga dan terarah.
7. Refleksi dan Persiapan Spiritual
Berdoa menjadi momen introspeksi atas kesalahan tahun lalu sekaligus persiapan jiwa untuk lebih baik di tahun baru.
8. Meredam Rasa Cemas akan Masa Depan
Dengan menyerahkan harapan dan kekhawatiran kepada Allah, hati menjadi lebih tenang dan tawakal menghadapi ketidakpastian masa depan.
People also Ask:
Apa saja doa akhir tahun?
Doa Akhir Tahun:
(Allahumma anta rabbi la ilaha illa anta, khalaqtani wa ana abduka, wa ana 'ala ahdika wa wa'dika ma istata'tu, a'udzu bika min sharri ma sana'tu, abu'u laka bini'matika 'alayya, wa abu'u bidzanbi faghfir li fa innahu la yaghfirudh-dzunuba illa anta.)
Apa doa terbaik untuk Tahun Baru?
Doa Tahun Baru
Saat fajar menyingsing di tahun baru, marilah kita bersyukur atas semua yang kita sayangi: kesehatan kita, keluarga kita, dan teman-teman kita . Marilah kita lepaskan dendam, amarah, dan rasa sakit kita, karena semua itu hanyalah rantai yang mengikat. Marilah kita menjalani setiap hari dengan penuh kasih sayang, dengan kesadaran akan Tuhan.
Apa bacaan doa awal tahun?
Bacaan Doa Awal Tahun 1447 H
Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa 'alâ fadhlikal 'azhîmi wa karîmi jûdikal mu'awwal.
Doa agar berkah dan selamat?Allahumma inni as'aluka al-'afwa wal-'afiyata fid-dunya wal-akhirah. Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan di akhirat.” Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap hari, terutama setelah shalat fardhu.
Apa doa untuk akhir tahun?
Doa akhir tahun dan awal tahun kapan dibaca?
Akhir Tahun Hijriah dan Pentingnya Muhasabah
Sebagaimana diketahui, doa akhir tahun dibaca sebelum Maghrib pada akhir tahun tanggal 29/30 Dzulhijjah. Sementara doa awal tahun dibaca setelah Maghrib pada 1 Muharram.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























