Doa Niat Belajar Nawaitu Ta'alluma Arab, Latin, dan Terjemah: Raih Keberkahan

3 months ago 64

Liputan6.com, Jakarta - Memahami dan mengamalkan doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma sangat penting bagi setiap penuntut ilmu. Doa niat belajar ini bukan sekadar rangkaian kata-kata yang diucapkan, melainkan sebuah deklarasi tujuan yang mendalam. 

Mengamalkan doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma membantu mengarahkan hati dan pikiran agar ilmu yang diperoleh menjadi berkah dan bermanfaat. Hal ini senada dengan anjuran HF. Rahadian dalam dalam bukunya berjudul Kebiasaan Baikku, yang menekankan pentingnya membaca doa sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.

Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (8/10/2025).

Doa Niat Belajar Nawaitu Ta'alluma: Teks, Latin, dan Artinya

Doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma adalah sebuah permohonan yang sangat dianjurkan untuk dibaca sebelum memulai proses pembelajaran. Doa penting ini diperkenalkan oleh seorang ulama besar, Imam Abdullah bin Alawi bin Muhammad al-Haddad, yang dikenal sebagai pakar dalam bidang fikih dan akidah Asy'ariyah.

Beliau hidup antara tahun 1634 hingga 1720 Masehi dan banyak memberikan kontribusi dalam pengembangan ilmu keislaman. Membaca doa ini, seorang pelajar tidak hanya mengharapkan kemudahan dalam memahami pelajaran, tetapi juga keberkahan dan manfaat dari ilmu yang akan didapatkan.

Ini menjadikan doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma sebagai fondasi spiritual penting dalam dunia pendidikan.

Berikut adalah teks lengkap doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma dalam bahasa Arab, Latin, beserta artinya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

نَوَيْتُ التَّعَلُّمَ وَالتَّعْلِيْمَ، وَالتَّذَكُّرَ وَالتَّذْكِيْرَ، وَالنَّفْعَ وَاْلإِنْتِفَاعَ، وَاْلإِفَادَةَ وَاْلإِسْتِفَادَةَ، وَالْحَثَّ عَلَى التَّمَسُّكِ بِكِتَابِ اللهِ وَسُنَّةِ رَسُوْلِهِ، وَالدُّعَاءَ إِلَى الْهُدَى، وَالدَّلاَلَةَ عَلَى الْخَيْرِ، اِبْتِغَاءَ وَجْهِ اللهِ وَمَرْضَاتِهِ وَقُرْبِهِ وَثَوَابِهِ

Latin: Nawwaitu at-ta’alluma wat-ta’liima, wat-tadzakkura wat-tadzkiira, wan-naf’a wal-intifaa’a wal-istifaadata, wal-hatsa ‘ala at-tamassuki bi kitabillaahi wa sunnati rasuulihi, wad-du’aa ilal huda, wad-dalaalata alal khairi, ibtigha’a wajhillahi ta’ala wa mardlatihi wa qurbihi wa tsawaabihi.

Artinya: "Saya niat belajar dan mengajar, mengingat dan mengingatkan (ilmu), memberi manfaat dan mencari manfaat, memberi keutamaan dan mencari keutamaan, menganjurkan berpegah teguh dengan kitab Allah (Al-Qur’an) dan sunah rasul-Nya, menyeru kepada petunjuk, menunjukkan kepada kebaikan, demi mengharap dapat berjumpa dengan Allah dan keridaan serta pahala-Nya."

Pentingnya Niat dalam Menuntut Ilmu

Niat adalah fondasi utama dalam setiap amal perbuatan seorang Muslim, dan hal ini sangat ditekankan dalam menuntut ilmu. Niat yang benar akan membedakan antara aktivitas duniawi biasa dengan ibadah yang mendatangkan pahala. 

Ketika seseorang belajar dengan niat semata-mata untuk mencari ridha Allah, menghilangkan kebodohan dari dirinya dan orang lain, serta menghidupkan agama Islam, maka setiap langkahnya akan dicatat sebagai kebaikan. Bahkan, dalam kitab Adab al-'Alim wa al-Muta'allim, KH Hasyim Asy'ari dijelaskan dengan amat sangat sederhana tapi mendalam, barang siapa mencari ilmu bukan karena mencari keridaan Allah, maka tempatnya di neraka.

Sebaliknya, niat yang salah, seperti mencari popularitas, kekayaan, atau jabatan semata, dapat menghilangkan keberkahan ilmu yang diperoleh. Ilmu yang didapatkan dengan niat yang tidak benar cenderung tidak membawa manfaat yang langgeng, bahkan bisa menjadi bumerang yang merugikan.

Oleh karena itu, doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma menjadi sangat relevan dibahas mendalam, karena ia secara eksplisit mengarahkan niat kepada tujuan-tujuan mulia yang sesuai dengan ajaran Islam, yaitu demi mengharap wajah Allah, keridaan-Nya, kedekatan dengan-Nya, dan pahala-Nya. 

Adab Belajar dalam Islam

Selain melafalkan doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma, seorang penuntut ilmu juga wajib memperhatikan adab atau etika dalam proses belajarnya. 

  • Salah satu adab terpenting adalah menghormati guru dan berlaku baik terhadap mereka yang mengajarkan ilmu.

Rasulullah SAW sangat menekankan hal ini, sebagaimana sabdanya yang diriwayatkan oleh Ath-Thabrani: "Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu."

Sikap hormat ini bukan hanya ditunjukkan melalui perkataan, tetapi juga melalui perbuatan, seperti mendengarkan dengan seksama, tidak menyela, dan bertanya dengan sopan. Menurut buku Akidah Akhlak Madrasah Ibtidaiyah oleh Fida’ Abdillah dan Yusak Burhanudin, adab ini sangat penting untuk diterapkan sejak dini guna membentuk pribadi yang berakhlak mulia.

  • Adab lain yang tak kalah penting adalah keikhlasan dalam mencari ilmu, sebagaimana yang telah dibahas sebelumnya.

Selain itu, seorang pelajar juga harus memiliki kesabaran dan ketekunan yang mendalam dalam menghadapi kesulitan belajar, menjauhi perbuatan maksiat yang dapat menghalangi masuknya ilmu, serta mencatat setiap pelajaran penting agar ilmu tidak mudah hilang.

Seorang penuntut ilmu harus menghiasi dirinya dengan adab dan akhlak mulia, serta mengamalkan ilmunya baik terhadap dirinya maupun orang lain. Ini sebuah prinsip yang melengkapi niat mendalam yang terkandung dalam doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma. 

Doa-Doa Lain untuk Memudahkan Belajar

Selain doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma yang merupakan deklarasi niat komprehensif, terdapat pula berbagai doa lain yang dapat diamalkan oleh seorang pelajar untuk memohon kemudahan, keberkahan, dan pemahaman dalam menuntut ilmu. 

Beberapa doa pendek yang sering diamalkan untuk memohon tambahan ilmu dan pemahaman antara lain:

  • رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا، وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: Robbi zidnii 'ilmaa, warzuqnii fahmaa, waj'alnii minash-sholihiin

Artinya: "Ya Tuhanku, tambahkan lah ilmu kepadaku, dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikan lah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh."

  • رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا وَبِالإِسْلَامِ دِيْنًا وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا وَرَسُوْلًا رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا وَارْزُقْنِيْ فَهْمًا

Latin: Rodlitu billahi robba, wabi islaamidina, wabimuhammadin nabiyya warasulla Robbi zidni ilman nafi'a warzuqni fahma

Artinya: "Aku ridha Allah SWT sebagai Tuhanku, dan Islam sebagai agamaku, dan Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasulku. Ya Allah tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pemahaman yang baik." 

  • اللَّهُمَّ انْفَعْنِي بِمَا عَلَّمْتَنِي ، وَعَلِّمْنِي مَا يَنْفَعُنِي ، وَزِدْنِي عِلْمًا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى كُلِّ حَالٍ

Latin: Allahummanfa'ni bima 'allamtani wa 'allimni ma yanfa'uni wa zidni 'ilman walhamdulillahi 'ala kulli halin.

Artinya: "Ya Allah, berilah kemanfaatan atas segala ilmu yang Engkau ajarkan pada saya. Berilah saya ilmu yang bermanfaat dan tambahkanlah ilmu pada saya. Segala puji bagi Allah dalam setiap waktu."

Selain doa-doa di atas, ada juga doa yang memohon agar dikeluarkan dari kegelapan keraguan dan dimuliakan dengan cahaya pemahaman, serta doa untuk melapangkan dada dan memudahkan urusan dalam berbicara.

Doa-doa ini, seperti "Allahumma akhrijnaa min dhulumaatil wahmi..." dan "Robbis rohlii shodrii...", sangat relevan untuk mengatasi hambatan dalam belajar dan berkomunikasi. Mengamalkan doa-doa ini secara rutin, bersama dengan doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma, akan membantu menciptakan lingkungan spiritual yang kondusif bagi pertumbuhan ilmu dan kebijaksanaan.

FAQ

1. Apa itu doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma?

Doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma adalah sebuah doa yang diajarkan oleh Imam Abdullah al-Haddad, berisi pernyataan niat seorang Muslim untuk belajar dan mengajar, mengingat dan mengingatkan ilmu, serta mencari manfaat dan keberkahan dari ilmu tersebut semata-mata demi ridha Allah SWT. 

2. Siapa yang mengajarkan doa Nawaitu Ta'alluma?

Doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma diajarkan oleh Imam Abdullah bin Alawi bin Muhammad al-Haddad, seorang ulama besar dalam bidang fikih dan akidah Asy'ariyah. 

3. Mengapa niat penting dalam belajar?

Niat sangat penting dalam belajar karena ia menentukan nilai dan arah dari setiap amal perbuatan dalam Islam. Niat yang tulus karena Allah SWT akan mengubah aktivitas belajar dari sekadar rutinitas duniawi menjadi ibadah yang mendatangkan pahala dan keberkahan. 

4. Kapan waktu yang tepat membaca doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma?

Waktu yang tepat untuk membaca doa niat belajar Nawaitu Ta'alluma adalah sebelum memulai setiap sesi pembelajaran. Doa ini dapat dibaca sebelum berangkat ke sekolah, saat masuk kelas, atau kapan pun seseorang akan memulai aktivitas menuntut ilmu. 

Adab penting dalam menuntut ilmu meliputi keikhlasan niat karena Allah, menghormati guru dan berlaku baik terhadap mereka, memiliki kesabaran dan ketekunan, menjauhi perbuatan maksiat, serta mencatat ilmu yang didapatkan. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |