Doa sebelum Bekerja dan Maknanya, Agar Rezeki Lancar dan Makin Berkah

1 month ago 29

Liputan6.com, Jakarta - Di era modern yang serba cepat, bekerja sering kali hanya dimaknai sebagai aktivitas duniawi untuk memenuhi kebutuhan material. Padahal, dalam Islam kerja adalah bentuk ibadah. Namun seringkali orang melalaikan doa.

Mengutip jurnal Relasi Doa dengan Usaha Dalam Perspektif Al-Qur’an, karya Ahmad Fauzan, doa dan usaha merupakan dua elemen yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang muslim. Doa menjadi sarana spiritual untuk mendekatkan diri kepada Allah, sementara usaha adalah bentuk ikhtiar lahiriah untuk mencapai tujuan.

Doa sebelum bekerja menjadi wujud ketundukan hamba kepada Allah SWT. Dalam Islam, manusia tidak hanya berperan sebagai hamba (‘abd) yang wajib beribadah kepada Allah, tetapi juga sebagai khalifah di muka bumi yang bertugas mengelola dan memakmurkan dunia.

Untuk menjalankan kedua peran ini, manusia dituntut untuk senantiasa berusaha dan bekerja keras, sekaligus berdoa kepada Allah SWT. Berikut ini adalah rangkuman doa sebelum bekerja dan maknanya, merujuk berbagai sumber.

1. Doa Memohon Rahmat Allah dan Dimudahkan Urusan

Dalam Kitab Al-Ihya Ulumuddin, Imam al-Ghazali menganjurkan kita untuk membaca doa berikut ini ketika memulai aktivitas atau memasuki bidang baru yang akan digeluti.

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًارَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Latin: Rabbanā ātinā min ladunka rahmatan, wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadan. (Surat Al-Kahfi ayat 10), Rabbisyrah lī shadrī, wa yassir lī amrī. (Surat Thahā ayat 25-26).

Artinya: Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.

2. Doa Rezeki Thayib dan Berkah

Islah Susmian dalam Buku Doa Mengundang Rezeki: Sukses dalam Hidup Berkah dalam Usaha mengutip doa dari Kitab Ad-Du'a karya Imam al-Thabrani tentang doa sebelum bekerja.

Berikut ini bacaannya.

َّأَللَّهٌمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ وَعَطَائِكَ رِزْقًا طَيِّبًا مٌبَارَكًا، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ أَمَرْتَ بِالدُّعَاءِ وَقَضَيْتَ عَلَىَّ نَفْسَكَ بِالْاِسْتِجَابَةِ وَأَنْتَ لَا تٌخْلِفٌ وَعْدَكَ وَلَا تٌكَذِّبُ عَهْدَكَ اَللَّهُم مَا أَحْبَبْتَ مِنْ خَيْرٍ فَحَبِّبْهٌ إِلَيْنَا وَيَسِّرْهُ لَنَا وَمَا كَرَهْتَ مِنْ شَئْ ٍفَكَرِهْهُ إِلَيْنَا وَجَنِّبْنَاهُ وَلَا تُنْزِعْ عَنَّا الْإِسْلَامَ بَعْدَ إِذْ أَعْطَيْتَنَا

Arab-latin: Allahumma innii as'aluka min fadhlika wa athaa'ika rizkan thayyiban mubaarakan. Allahumma innaka amarta bid du'aa'i wa qadhaita alayya nafsaka bil istijaabah wa anta laa tukhlifu wa'daka wa laa tukadzzibu ahdaka. Allahumma ma ahbabta min khairin fa habbibhu ilaina wa yassirhu lanaa wa maa karahta min syaiin fa karihhu ilaina, wa jannibnaahu wa laa tunzi' annal islaam ba'da iz a'thaitanaa.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku meminta dari keutamaanMu dan pemberianMu, rezeki yang baik lagi berkah. Ya Allah sesungguhnya engkau memerintahkan untuk berdoa dan memutuskan atasku pengabulan doa, dan engkau Zat Yang tidak melanggar janji dan tidak mendustainya. Ya Allah, tidak ada kebaikan yang engkau sukai, kecuali Engkau jadikan kami mencintai kebaikan tersebut dan mudahkanlah kami mendapatkannya. Dan tidak ada sesuatu yang Engkau benci kecuali Engkau jadikan kami benci terhadap sesuatu tersebut dan jauhkanlah kami darinya. Dan janganlah Engkau cabut dari kami keislaman kami setelah Engkau berikan."

3. Doa Rezeki Halal dan Dijauhkan yang Haram

Bisa dilanjutkan dengan bacaan doa berikut:

اَللّهُمَّ ارْزُقْنِيْ رِزْقًا حَلاَلاً طَيِّباً, وَاسْتَعْمِلْنِيْ طَيِّباً. اَللّهُمَّ اجْعَلْ اَوْسَعَ رِزْقِكَ عَلَيَّ عِنْدَ كِبَرِ سِنِّيْ وَانْقِطَاعِ عُمْرِيْ. اَللّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ, وَاَغِْننِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ رِزْقًا وَاسِعًا نَافِعًا. اَللّهُمَّ اِنِّيْ اَسْأَلُكَ نَعِيْمًا مُقِيْمًا, اَلَّذِيْ لاَ يَحُوْلُ وَلاَ يَزُوْلُ.

Latin: Alloohummarzuqnii rizqon halaalan thoyyibaa, wasta'milnii thayyibaa. Alloohummaj'al ausa'a rizqika'alayya'inda kibari sinnii wanqithoo'i'umrii. Alloohummakfinii bihalaalika'an haraamika. wa aghninii bifadhlika'amman siwaaka. Alloohumma in nii as-aluka rizqon waasi'an naafi'an. Alloohumma innii as-alukan na'iimaan muqiiman, alladzii laa yahuulu wa laa yazuulu."

Artinya: "Ya Allah, berilah padaku rezeki yang halal dan baik, serta pakaikanlah padaku segala perbuatan yang baik. Ya Tuhanku, jadikanlah oleh-Mu rezekiku itu paling luas ketika tuaku dan ketika lemahku. Ya Allah, cukupkanlah bagiku segala rezki-Mu yang halal daripada yang haram dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari yang lainnya. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu rezeki yang luas dan berguna. Ya Allah, aku mohonkan pada-Mu ni'mat yang kekal yang tidak putus-putus dan tidak akan hilang."

4. Doa Keluar Rumah

Agar muslim juga diberikan keselamatan selama di perjalanan sebelum berangkat bekerja, bisa membaca doa ini:

بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه

Latin: Bismillahi tawakkaltu 'alallahi wa la haula wa la quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim.

Artinya: "Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah."

5. Doa Memohon Petunjuk Kebenaran

وَقُلْ رَّبِّ اَدْخِلْنِيْ مُدْخَلَ صِدْقٍ وَّاَخْرِجْنِيْ مُخْرَجَ صِدْقٍ وَّاجْعَلْ لِّيْ مِنْ لَّدُنْكَ سُلْطٰنًا نَّصِيْرًا

Latin: Wa qur rabbi adkhilnī mudkhala ṣidqiw wa akhrijnī mukhraja ṣidqiw waj'al lī mil ladunka sulṭānan naṣīrā.

Artinya: Katakanlah (Nabi Muhammad), "Ya Tuhanku, masukkan aku (ke tempat dan keadaan apa saja) dengan cara yang benar, keluarkan (pula) aku dengan cara yang benar, dan berikanlah kepadaku dari sisiMu kekuasaan yang dapat menolong (-ku).

Bisa juga dilanjut dengan bacaan doa berikut:

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا. رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

Latin: Rabbanā ātinā min ladunka rahmatan, wa hayyi’ lanā min amrinā rasyadan. Rabbisyrah lī shadrī, wa yassir lī amrī.

Artinya: Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini). Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku.

Doa di atas merupakan Surat Surah Al-Isra ayat 80, Al-Kahfi ayat 10 dan Surat Thahā ayat 25-26 yang masyahur diajarkan ulama bagi orang yang memulai bekerja atau belajar.

6. Doa Terhindar Kesalahan saat Bekerja

Dilansir dalam buku Doa-Doa Melejitkan Karir yang ditulis oleh Komarudin Ibnu Mikam, bacalah doa ini supaya terhindar dari kesalahan ketika bekerja, dan memohon supaya terus produktif, serta tidak malas.

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ عَنَّاۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ

Latin: Lā yukallifullāhu nafsan illā wus'ahā, lahā mā kasabat wa 'alaihā maktasabat, rabbanā lā tu'ākhiżnā in nasīnā au akhṭa'nā, rabbanā wa lā taḥmil 'alainā iṣran kamā ḥamaltahū 'alal-lażīna min qablinā, rabbanā wa lā tuḥammilnā mā lā ṭāqata lanā bih(ī), wa'fu 'annā, wagfir lanā, warḥamnā, anta maulānā fanṣurnā 'alal qaumil-kāfirīn(a).

Artinya: Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir." (QS. Al-Baqarah: 286).

Pentingnya Doa sebelum Bekerja bagi Muslim

Merujuk Studi Ahmad Fauzan, sebelum bekerja memiliki beberapa urgensi, antara lain:

1. Menyadari Ketergantungan kepada Allah

Doa mengingatkan manusia bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada usaha fisik, tetapi juga pada kehendak dan pertolongan Allah. Sebelum memulai kerja, seorang Muslim dianjurkan untuk berdoa memohon kemudahan, keberkahan, dan perlindungan.

2. Memberikan Motivasi Spiritua

lDoa memberikan energi spiritual yang memperkuat mental, emosional, dan fisik. Dalam jurnal disebutkan bahwa doa dapat menghilangkan rasa putus asa, menumbuhkan optimisme, memberikan ketenangan jiwa, menjadikan

3. Bekerja sebagai Ibadah.

Dengan diawali doa, kerja yang dilakukan tidak sekadar aktivitas duniawi, tetapi bernilai ibadah. Doa mengubah niat dan orientasi kerja dari sekadar mencari materi menjadi bagian dari pengabdian kepada Allah.

Firman Allah dalam QS. al-Taubah [9]: 105: “Dan katakanlah: ‘Bekerjalah kalian, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu.’”

Manfaat Doa dalam Bekerja dan Usaha

Doa memberikan beberapa manfaat nyata bagi usaha manusia:

  • Memudahkan tercapainya tujuan:  Doa yang disertai keimanan dan ketaatan dapat membuka jalan kemudahan.
  • Memberikan kekuatan keyakinan: Doa mengingatkan bahwa hasil akhir berada di tangan Allah.
  • Meningkatkan nilai spiritual dari usaha: Doa membuat setiap aktivitas kerja bernilai di sisi Allah.
  • Menumbuhkan sikap optimis dan bersyukur: Doa membantu manusia tetap positif dan bersyukur atas setiap proses dan hasil.

People also Ask:

Apa doa terbaik sebelum mulai bekerja?

Doa Mendapatkan Pekerjaan Impian

Bismillahi 'alaa nafsi wa maalii wa diini. alloohumma rodhdhini bi qodhooika wa baarik lii fi maaquddiro' alaihi hatta laa uhibbu ta'jiila maa akhkhor ta walaa ta'khiiro maa 'ajjalta. Artinya: Dengan nama Allah, semoga Engkau menjaga diri kami, harta kami dan agama kami.

Apa yang kita ucapkan sebelum memulai setiap pekerjaan?

Sebelum memulai pekerjaan, kita biasanya mengucapkan doa atau niat baik, seperti "Bismillah" (Dengan nama Allah) sebagai ungkapan memohon pertolongan-Nya, atau doa yang lebih lengkap untuk memohon kelancaran, keberkahan, dan rezeki yang baik, seperti "Allahumma inni as'aluka min fadlika wa rahmatika, fa'innahu laa yamlikuhaa illa anta" (Ya Allah, aku memohon karunia dan rahmat-Mu, karena tidak ada yang memilikinya kecuali Engkau). Untuk konteks profesional, bisa juga dengan afirmasi positif atau menyampaikan niat agar pekerjaan berjalan baik.

Doa agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam bekerja?

Allahumma lã sahla illa mã ja'altahu sahla wa anta taj'alul hazna idzã syi'ta sahla. Artinya: “Ya Allah, tiada suatu kemudahan kecuali Engkau jadikan mudah, dan Engkau yang menjadikan kesedihan (kesulitan), apabila Engkau menghendaki pasti akan menjadi mudah.”

Doa di permudah segala urusan dan rezeki?

Allahumma innii as-aluka 'ilman naafi'a, wa rizqon thoyyibaa, wa 'amalan mutaqobbalaa. Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |