Niat Puasa Ayyamul Bidh 15 Rajab 1447 H dan Keutamaannya, Anjuran Rasul di Waktu Khusus

1 month ago 46

Liputan6.com, Jakarta - Puasanya Ayyamul Bidh adalah ibadah sunah yang sangat dianjurkan dalam Islam, dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Pada bulan Rajab 1447 H, puasa ini jatuh pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2026, memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbanyak amal kebaikan.

Simak mengenai niat puasa Ayyamul Bidh 15 Rajab 1447 H, termasuk bacaan niatnya, keutamaan puasa ini, dan cara pelaksanaannya. Dengan memahami niat dan tata cara puasa ini, diharapkan umat Muslim dapat melaksanakan ibadah dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

Niat Puasa Ayyamul Bidh 15 Rajab 1447 H

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunnah yang dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satu hadist yang disampaikan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam) mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari).

Namun sebelum melaksanakannya, penting untuk tahu bagaimana bacaan niat puasa ini. Niat sendiri menjadi salah satu rukun utama dalam setiap ibadah, termasuk puasa Ayyamul Bidh. Untuk melaksanakan puasa ini, umat Muslim perlu melafalkan niat dengan tulus dan ikhlas. Bacaan niat puasa Ayyamul Bidh adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta'âlâ.

Arti: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih) karena Allah Ta'ala."

Niat ini dapat dilafalkan pada malam hari sebelum fajar atau pada pagi hari sebelum waktu zuhur. Penting untuk memastikan bahwa niat dilakukan sebelum melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa.

Dengan melafalkan niat ini, umat Muslim menunjukkan kesungguhan dan keikhlasan dalam menjalankan ibadah puasa. Niat yang tulus menjadi pondasi utama dalam setiap ibadah, termasuk puasa Ayyamul Bidh yang dilaksanakan pada bulan Rajab ini.

Waktu Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Pada bulan Rajab 1447 H, puasa ini jatuh pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2026. Tanggal ini bisa berbeda tergantung pada metode penetapan awal bulan Hijriah yang digunakan.

Terdapat dua metode penetapan tanggal yang umum digunakan. Pertama, berdasarkan kalender Hijriah umum atau ketetapan Kementerian Agama (Kemenag), dan kedua, menurut Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU). Hal ini penting untuk diperhatikan agar umat Muslim dapat melaksanakan puasa sesuai dengan ketetapan yang berlaku.

Umat Islam dianjurkan untuk mengikuti keputusan organisasi keagamaan atau otoritas yang selama ini dijadikan rujukan. Dengan mengikuti penetapan resmi, umat Muslim dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tepat dan sesuai dengan ajaran Islam.

Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab memberikan kesempatan untuk mendapatkan pahala yang berlipat ganda. Bulan Rajab merupakan salah satu bulan haram di mana amal ibadah yang dilakukan memiliki bobot pahala yang besar.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim. Salah satu keutamaan terbesar adalah pahalanya yang setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Hal ini sesuai dengan hadist dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari).

Jika dilakukan secara konsisten setiap bulan, maka pahala yang diperoleh setara dengan berpuasa selama satu tahun penuh. Hal ini menjadi motivasi bagi umat Muslim untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh secara rutin.

Melaksanakan puasa ini juga menjadi usaha kita untuk mengikuti langkah-langkah Rasulullah dalam beribadah. Disebutkan dalam hadist dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يُفْطِرُ أَيَّامَ الْبِيضِ فِي حَضَرٍ وَلَا سَفَرٍ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An Nasai).

Selain itu, puasa ini juga memiliki manfaat spiritual dan fisik. Puasa Ayyamul Bidh menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, membersihkan jiwa, serta melatih kesabaran dan pengendalian diri. Beberapa sumber menyebutkan bahwa puasa ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu proses detoksifikasi.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab juga tidak bisa diabaikan. Bulan Rajab merupakan bulan yang penuh berkah, dan amal ibadah yang dilakukan pada bulan ini memiliki nilai yang lebih tinggi di sisi Allah SWT.

Cara Melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh

Untuk melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, umat Muslim perlu mengikuti beberapa langkah. Pertama, pastikan untuk melafalkan niat puasa dengan tulus dan ikhlas. Niat dapat dilakukan pada malam hari sebelum fajar atau pada pagi hari sebelum waktu zuhur.

Kedua, pastikan untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan, minum, atau melakukan tindakan yang tidak sesuai dengan syariat. Penting untuk menjaga niat dan fokus pada ibadah selama puasa berlangsung.

Ketiga, selama berpuasa, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, seperti membaca Al-Qur'an, berdoa, dan bersedekah. Hal ini akan menambah nilai ibadah puasa yang dilakukan.

Keempat, setelah selesai berpuasa, umat Muslim disarankan untuk berbuka puasa dengan makanan yang halal dan baik. Berbuka puasa dengan doa dan rasa syukur kepada Allah SWT merupakan bagian dari ibadah yang tidak boleh dilupakan.

Pertanyaan dan Jawaban

Apa itu Puasa Ayyamul Bidh?

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.

Kapan Puasa Ayyamul Bidh jatuh pada bulan Rajab 1447 H?

Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab 1447 H jatuh pada tanggal 2, 3, dan 4 Januari 2026.

Bagaimana cara melafalkan niat puasa Ayyamul Bidh?

Niat puasa Ayyamul Bidh dilafalkan sebagai: نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى.

Apa keutamaan Puasa Ayyamul Bidh?

Pahala puasa Ayyamul Bidh setara dengan berpuasa sepanjang tahun jika dilakukan secara konsisten.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |