Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa Isra Miraj merupakan salah satu momen penting yang terjadi dalam sejarah Islam. Disampaikan di dalam Al Quran, Nabi Muhammad SAW diangkat dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan dilanjutkan ke Sidratul Muntaha melalui kuasa Allah SWT. Momen menjadi petunjuk akan kebesaran Allah SWT, sekaligus pertanda awal turunnya perintah sholat.
Dalam rangka memperingati Isra Miraj, kemudian banyak umat Islam yang mencari cara untuk mengisi malam tersebut dengan amalan baik. Salah satu ibadah yang sering dilakukan adalah sholat sunnah. Meskipun tidak ada sholat sunnah khusus yang dinamakan "Sholat Isra Miraj", umat Muslim dapat melaksanakan ibadah tersebut sebagai bentuk penghormatan.
Jika Anda berencana melaksanakannya, berikut Liputan6 informasikan tentang pembacaan niat, tata cara, dan waktu pelaksanaan sholat Isra Miraj. Dengan memahami ini, Anda bisa melaksanakannya secara khusyuk sekaligus meneladai karomah Nabi Muhammad SAW saat diperintahkan Allah untuk bersujud kepadanya. Simak selengkapnya, dirangkum Liputan6, Selasa (13/1).
Niat Sholat Isra Miraj
Niat sholat sunnah di malam Isra Miraj tidak memiliki ketentuan khusus yang menyebutkan "Sholat Isra Miraj" karena tidak ada sholat khusus yang dikerjakan untuk memperinhati momen tersebut dalam syariat. Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah dan berfungsi sebagai penentu sah atau tidaknya suatu amalan.
Dalam konteks sholat sunnah yang dilakukan pada malam Isra Miraj, niat yang diucapkan adalah niat untuk sholat sunnah secara umum atau niat sholat sunnah tertentu yang disyariatkan, seperti sholat tahajud atau sholat hajat.
Ketika seseorang ingin melaksanakan sholat sunnah di malam Isra Miraj, niat tersebut diucapkan dalam hati bersamaan dengan takbiratul ihram. Misalnya, jika seseorang memilih untuk melaksanakan sholat hajat, maka niat yang diucapkan adalah niat sholat hajat. Jika seseorang ingin melaksanakan sholat sunnah mutlak, maka niatnya adalah niat sholat sunnah mutlak. Berikut bacannya sebagaimana dikutip dari laman Kementerian Agama RI:
Arab: أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Ushallî sunnatat tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ
Artinya: "Aku berniat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta'ala"
Baiknya Dikerjakan Berapa Rakaat?
Jumlah rakaat untuk sholat sunnah yang dikerjakan pada malam Isra Miraj tidak memiliki ketentuan khusus yang mengikat karena tidak ada sholat spesifik bernama "Sholat Isra Miraj". Umat Islam dapat melaksanakan sholat sunnah dengan jumlah rakaat yang bervariasi, tergantung pada jenis sholat sunnah yang dipilih dan kemampuan individu. Umumnya, sholat sunnah dikerjakan dalam dua rakaat salam atau empat rakaat salam, sesuai dengan tuntunan syariat untuk sholat sunnah pada umumnya.
Jika seseorang memilih untuk melaksanakan sholat tahajud, maka sholat tersebut dapat dikerjakan minimal dua rakaat dan maksimal tidak terbatas, dengan setiap dua rakaat diakhiri salam. Sholat tahajud merupakan salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada sepertiga malam terakhir, dan dapat menjadi pilihan ibadah yang baik untuk mengisi malam Isra Miraj. Pelaksanaan sholat tahajud dengan jumlah rakaat yang sesuai dengan kemampuan akan memberikan pahala yang besar.
Selain sholat tahajud, sholat hajat juga dapat dikerjakan dengan dua rakaat. Sholat hajat adalah sholat sunnah yang dilakukan ketika seseorang memiliki suatu kebutuhan atau keinginan dan memohon kepada Allah SWT. Sementara itu, sholat tasbih biasanya dikerjakan empat rakaat, baik dengan satu salam maupun dua salam, tergantung pada waktu pelaksanaannya. Fleksibilitas dalam jumlah rakaat ini memberikan kemudahan bagi umat Islam untuk beribadah sesuai dengan kondisi dan waktu yang tersedia.
Hukum Melaksanakan Sholat Sunnah di Malam Isra Miraj
Hukum melaksanakan sholat sunnah di malam Isra Miraj memerlukan pemahaman yang cermat agar tidak terjebak dalam praktik yang tidak sesuai dengan syariat. Secara umum, memperbanyak ibadah sunnah pada malam-malam yang mulia adalah perbuatan yang dianjurkan dalam Islam. Namun, jika ada keyakinan bahwa terdapat sholat khusus bernama "Sholat Isra Miraj" dengan tata cara atau niat tertentu yang tidak memiliki dasar dari Al-Qur'an dan Sunnah, maka praktik tersebut dapat dikategorikan sebagai bid'ah yang tidak diperbolehkan.
Para ulama telah menjelaskan bahwa tidak ada dalil shahih yang secara spesifik memerintahkan atau menganjurkan sholat khusus untuk memperingati Isra Miraj. Oleh karena itu, jika seseorang melaksanakan sholat dengan keyakinan bahwa sholat tersebut adalah "Sholat Isra Miraj" yang memiliki keutamaan khusus dan tata cara tersendiri, maka hal ini tidak sesuai dengan ajaran Islam. Islam mengajarkan untuk beribadah sesuai dengan apa yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya.
Namun, hal ini berbeda dengan melaksanakan sholat sunnah yang memang disyariatkan, seperti sholat tahajud, sholat hajat, atau sholat mutlak, yang kebetulan dilakukan pada malam Isra Miraj. Melaksanakan sholat-sholat sunnah tersebut pada malam yang mulia ini adalah perbuatan yang baik dan dianjurkan, asalkan tidak disertai dengan keyakinan bahwa sholat tersebut adalah sholat khusus Isra Miraj.
Kapan Baiknya Dilaksanakan?
Peristiwa Isra Miraj secara historis terjadi pada malam ke-27 bulan Rajab dalam kalender Hijriah. Oleh karena itu, jika umat Islam ingin memperbanyak ibadah sunnah sebagai bentuk penghormatan dan pengingat akan peristiwa agung ini, waktu terbaik untuk melaksanakannya adalah pada malam tersebut. Malam ke-27 Rajab dianggap sebagai malam yang memiliki keutamaan karena menjadi saksi bisu perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang luar biasa.
Meskipun tidak ada sholat khusus yang disyariatkan untuk malam Isra Miraj, memperbanyak ibadah pada malam-malam yang memiliki keutamaan adalah praktik yang dianjurkan dalam Islam. Ini termasuk sholat tahajud, membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan berdoa. Melaksanakan ibadah-ibadah ini pada malam ke-27 Rajab dapat menjadi cara untuk mengambil berkah dari momen istimewa tersebut dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Waktu pelaksanaan sholat sunnah pada malam Isra Miraj mengikuti waktu sholat sunnah pada umumnya. Misalnya, sholat tahajud dilaksanakan setelah sholat Isya hingga menjelang waktu Subuh, dengan waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir. Sholat hajat dapat dilaksanakan kapan saja, kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk sholat. Dengan demikian, umat Islam memiliki fleksibilitas untuk memilih waktu yang paling sesuai untuk melaksanakan ibadah sunnah di malam yang mulia ini.
Apa Itu Peristiwa Isra Miraj?
Peristiwa Isra Miraj adalah salah satu mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada suatu malam di tahun ke-10 kenabian. Dalam Al Quran surah Al Isra ayat pertama, menjadi petunjuk bahwa momen ini adalah bukti kebesaran Allah dan mukjizat besar Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Subḥānal-lażī asrā bi‘abdihī lailam minal-masjidil ḥarāmi ilal-masjidil-aqṣal-lażī bāraknā ḥaulahū linuriyahū min āyātinā, innahū huwas-samī‘ul-baṣīr(u).
"Maha Suci (Allah) yang telah memperjalankan hamba-Nya (Nabi Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (dikutip dari laman Quran, Kemenag).
Adapun, momen ini merupakan perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Yerusalem. Perjalanan ini dilakukan dengan mengendarai Buraq, makhluk yang lebih cepat dari kilat, dan didampingi oleh Malaikat Jibril. Selama perjalanan Isra, Nabi Muhammad SAW singgah di beberapa tempat penting dan bertemu dengan para nabi terdahulu.
Setelah tiba di Masjidil Aqsa, Nabi Muhammad SAW menjadi imam sholat bagi para nabi yang telah wafat, menunjukkan kedudukan beliau sebagai pemimpin para nabi. Kemudian, perjalanan dilanjutkan dengan Miraj, yaitu kenaikan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Aqsa menuju langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan Miraj ini, Nabi Muhammad SAW melewati setiap lapisan langit, bertemu dengan para nabi seperti Adam, Isa, Yahya, Yusuf, Idris, Harun, Musa, dan Ibrahim.
Puncak dari peristiwa Miraj adalah ketika Nabi Muhammad SAW menghadap Allah SWT secara langsung di Sidratul Muntaha, sebuah tempat yang tidak dapat dijangkau oleh makhluk lain. Pada momen inilah Nabi Muhammad SAW menerima perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah SWT, yang awalnya berjumlah lima puluh waktu kemudian diringankan menjadi lima waktu. Peristiwa ini menegaskan keagungan Nabi Muhammad SAW dan pentingnya sholat sebagai tiang agama.
Mengapa Isra Miraj Jadi Momen Istimewa Bagi Umat Islam?
Isra Miraj menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Islam karena beberapa alasan mendasar yang berkaitan dengan keimanan, syariat, dan kedudukan Nabi Muhammad SAW yakni:
Pertama, peristiwa ini merupakan mukjizat besar yang menunjukkan kekuasaan Allah SWT yang tak terbatas dan kebenaran risalah Nabi Muhammad SAW. Tidak ada manusia lain yang pernah melakukan perjalanan spiritual sejauh dan setinggi itu dalam waktu semalam, menjadikannya bukti nyata kenabian beliau.
Kedua, Isra Miraj adalah momen diturunkannya perintah sholat lima waktu secara langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Sholat merupakan rukun Islam kedua dan tiang agama, yang menjadi pembeda antara seorang Muslim dengan non-Muslim. Perintah ini diterima tanpa perantara, menunjukkan betapa pentingnya sholat dalam kehidupan seorang Muslim dan kedudukannya yang agung di sisi Allah SWT.
Ketiga, peristiwa ini menegaskan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin para nabi dan rasul. Ketika beliau menjadi imam sholat bagi para nabi di Masjidil Aqsa, hal itu menunjukkan bahwa beliau adalah penutup para nabi dan memiliki derajat yang paling tinggi di antara mereka. Isra Miraj juga menjadi ujian keimanan bagi umat Islam, di mana mereka yang beriman akan membenarkan peristiwa ini, sementara mereka yang ragu akan menolaknya. Oleh karena itu, Isra Miraj bukan hanya sekadar kisah perjalanan, tetapi juga fondasi keimanan dan syariat yang membentuk identitas umat Islam.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Apakah ada sholat khusus yang dinamakan Sholat Isra Miraj?
A: Tidak ada sholat khusus yang dinamakan 'Sholat Isra Miraj' dalam syariat Islam.
Q: Bagaimana niat sholat sunnah yang dilakukan pada malam Isra Miraj?
A: Niat sholat sunnah yang dilakukan pada malam Isra Miraj adalah niat untuk sholat sunnah secara umum.
Q: Berapa rakaat sholat sunnah yang baiknya dikerjakan di malam Isra Miraj?
A: Jumlah rakaat sholat sunnah yang dikerjakan di malam Isra Miraj tergantung pada jenis sholat sunnah yang dipilih.
Q: Kapan waktu terbaik untuk melaksanakan ibadah sunnah di malam Isra Miraj?
A: Waktu terbaik untuk melaksanakan ibadah sunnah di malam Isra Miraj adalah pada malam ke-27 bulan Rajab.
Q: Mengapa Isra Miraj dianggap sebagai peristiwa penting dalam Islam?
A: Isra Miraj dianggap penting karena merupakan mukjizat besar Nabi Muhammad SAW dan momen diturunkannya perintah sholat lima waktu.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























