Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Ini Prediksi Awal Ramadan 2026 di Indonesia

5 days ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Umat Muslim di seluruh penjuru Tanah Air saat ini sedang bertanya-tanya mengenai kepastian kalender Hijriah, terutama terkait pertanyaan puasa kurang berapa hari lagi? Mengingat bulan suci Ramadhan 1447 H sudah di ambang pintu, antusiasme masyarakat untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin semakin meningkat. Berdasarkan kalender masehi saat ini yang berada di penghujung Januari 2026, hitung mundur menuju bulan penuh ampunan tersebut menjadi topik yang paling banyak dicari oleh masyarakat Indonesia.

Menjelang datangnya bulan Ramadhan 2026, suasana religius mulai terasa di berbagai sudut kota dan desa. Banyak umat Islam yang mulai mencicil hutang puasa tahun lalu serta memperbanyak amalan sunnah di bulan Rajab dan Sya'ban. Kerinduan akan suasana salat tarawih berjamaah, suara tadarus di masjid, hingga momen hangat berbuka puasa Ramadhan bersama keluarga menjadi alasan mengapa informasi mengenai sisa hari menuju puasa sangat dinanti.

Persiapan fisik dan mental juga menjadi fokus utama agar ibadah satu bulan penuh dapat dijalankan dengan optimal. Dengan mengetahui estimasi waktu yang tersisa, kita bisa mengatur jadwal kegiatan, menjaga pola makan, hingga menyusun target ibadah harian. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai prediksi jadwal puasa Ramadan 2026 di Indonesia dari berbagai versi resmi.

Puasa Kurang Berapa Hari Lagi? Cek Hitung Mundur Ramadan 2026

Memasuki minggu terakhir Januari, pertanyaan mengenai puasa kurang berapa hari lagi dapat dijawab dengan melihat kalender Hijriah yang diterbitkan oleh berbagai lembaga keagamaan. Jika merujuk pada ketetapan PP Muhammadiyah, Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/B/2025, 1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026.1 Ramadhan 1447 H akan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Ini berarti, per hari Kamis, 29 Januari 2026, puasa tinggal 20 hari lagi.

Di sisi lain, jika mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama (Kemenag) RI, awal puasa kemungkinan besar jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Selisih satu hari ini adalah hal yang lumrah dalam penentuan kalender lunar, tergantung pada metode yang digunakan. Bagi Anda yang ingin memantau sisa waktu secara akurat, disarankan untuk menandai kalender mulai dari sekarang agar persiapan tidak terburu-buru.

Jadwal Puasa Ramadhan 2026 Versi Muhammadiyah

Pimpinan Pusat Muhammadiyah merupakan organisasi yang biasanya mengumumkan jadwal lebih awal karena menggunakan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal. Berdasarkan Maklumat Nomor 01/MLM/I.1/B/2025, Muhammadiyah secara resmi menetapkan awal Ramadhan 1447 H jatuh pada tanggal 18 Februari 2026.

Metode hisab yang digunakan Muhammadiyah memungkinkan kepastian tanggal jauh-jauh hari tanpa harus menunggu pengamatan hilal secara fisik di lapangan. Hal ini sangat memudahkan masyarakat dan pelaku usaha dalam merencanakan agenda tahunan atau kegiatan besar selama bulan puasa. Dengan penetapan ini, warga Muhammadiyah akan mulai melaksanakan salat tarawih pertama pada Selasa malam, 17 Februari 2026.

Berbeda dengan Muhammadiyah, Pemerintah melalui Kementerian Agama dan Nahdlatul Ulama biasanya menggunakan metode Rukyatul Hilal atau pengamatan bulan secara langsung. Berdasarkan data astronomi dalam Kalender Hijriah Indonesia 2026, awal puasa Ramadan diprediksi jatuh pada 19 Februari 2026.

Namun, prediksi ini masih bersifat sementara. Umat Islam di Indonesia diimbau untuk menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan setelah tim perukyat melakukan pemantauan di berbagai titik di seluruh Indonesia. Biasanya, jika hilal tidak terlihat pada hari yang ditentukan (istikmal), maka bulan Sya'ban akan digenapkan menjadi 30 hari, sehingga puasa dimulai sehari setelahnya.

Mengenal Sidang Isbat: Penentu Resmi Awal Ramadan

Sidang Isbat adalah momen krusial yang selalu dinanti oleh seluruh masyarakat Indonesia untuk menjawab teka-teki puasa kurang berapa hari lagi. Sidang ini biasanya digelar oleh Kementerian Agama pada tanggal 29 Sya'ban setiap tahunnya. Melansir dari Instagram resmi Kementrian Agama Riau, untuk tahun 2026, sidang isbat diperkirakan akan dilaksanakan pada hari Selasa, 17 Februari 2026.

Sidang Isbat merupakan forum musyawarah yang melibatkan para ulama dari berbagai ormas Islam, pakar astronomi dari BMKG, hingga perwakilan kedutaan negara sahabat. Melalui forum ini, data hasil hisab dan laporan rukyatul hilal dikombinasikan untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai kapan hari pertama puasa dimulai secara nasional.

Mengapa Sering Terjadi Perbedaan Tanggal?

Perbedaan penentuan awal puasa di Indonesia terjadi karena adanya perbedaan kriteria dalam menafsirkan kemunculan bulan baru. Muhammadiyah menggunakan kriteria wujudul hilal (asal hilal sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam), sementara Pemerintah dan NU menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

Meskipun terkadang terdapat perbedaan satu hari, hal ini merupakan bagian dari khazanah keragaman pendapat dalam Islam. Umat Muslim diharapkan tetap menjaga toleransi dan fokus pada esensi ibadah puasa itu sendiri, yaitu mencapai ketakwaan.

Tips Persiapan Menyambut Ramadhan 1447 H

Setelah mengetahui jawaban dari puasa kurang berapa hari lagi, langkah selanjutnya adalah melakukan persiapan yang matang. Persiapan ini tidak hanya soal stok makanan di dapur, tetapi juga kesiapan kesehatan tubuh untuk menahan lapar dan haus selama lebih dari 13 jam setiap harinya.

Berikut adalah beberapa hal yang bisa Anda lakukan mulai sekarang:

  • Melunasi Hutang Puasa: Segera ganti puasa tahun lalu di bulan Sya'ban ini.
  • Pemeriksaan Kesehatan: Konsultasi ke dokter jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.
  • Manajemen Waktu: Mulai mengatur jadwal tidur agar tidak kaget saat harus bangun sahur.
  • Persiapan Finansial: Alokasikan dana untuk zakat, sedekah, dan kebutuhan hari raya sejak dini.
  • Penyusunan Target Ibadah: Tentukan berapa kali ingin mengkhatamkan Al-Qur'an selama Ramadhan.

Menjaga Pola Hidup Sehat Sebelum Puasa

Seringkali kita abai dengan kondisi fisik menjelang Ramadhan. Padahal, transisi pola makan membutuhkan adaptasi. Mengurangi asupan kafein dan gula secara bertahap sebelum puasa dimulai dapat mencegah sakit kepala atau lemas yang berlebihan pada hari-hari pertama berpuasa.

Selain itu, mulai membiasakan diri bangun lebih pagi di waktu subuh juga sangat membantu agar tubuh tidak merasa terbebani saat jadwal sahur tiba. Dengan persiapan yang baik, Anda bisa menjalani Ramadhan dengan penuh energi dan produktivitas yang tetap terjaga.

FAQ: Seputar Jadwal Puasa 2026

Puasa 2026 jatuh pada tanggal berapa?

Berdasarkan ketetapan Muhammadiyah jatuh pada 18 Februari 2026, sedangkan prediksi Pemerintah jatuh pada 19 Februari 2026.

Kapan Sidang Isbat awal Ramadhan 2026 dilaksanakan?

Kementerian Agama dijadwalkan menggelar Sidang Isbat pada Selasa, 17 Februari 2026.

Berapa hari lagi kita akan puasa?

Jika dihitung dari 29 Januari 2026, maka puasa tinggal sekitar 20 hingga 21 hari lagi.

Apakah awal puasa 2026 akan serentak?

Ada potensi perbedaan satu hari antara Muhammadiyah dan Pemerintah karena perbedaan kriteria tinggi hilal.

Kapan jadwal libur awal puasa 2026?

Biasanya terdapat libur awal puasa selama 1 hari untuk anak sekolah dan cuti bersama tertentu, namun jadwal pastinya menunggu keputusan SKB 3 Menteri.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |